POSMETRO MEDAN – Seorang juru parkir (Jukir) di terminal Siborong-borong, Tapanuli Utara bacok Rosita Sianturi (60), Jumat (2/1/2025) pukul 10.00 WIB.
Akibat bacokan itu korban mengalami luka di bagian telapak tangan dan harus menjalani perawatan di RSU Santa Lusia.
Pembacokan bermula saat korban bersama keluarganya memarkirkan mobil di area terminal dan hendak keluar.
Namun, posisi mobil korban terhalang kendaraan lain di depannya. Korban kemudian mendatangi tukang parkir untuk meminta bantuan, tetapi terjadi adu mulut.
Dalam situasi tersebut, anak korban menendang ban mobil yang menghalangi agar alarm berbunyi. Tindakan itu memicu kemarahan tukang parkir hingga terjadi cekcok. Adu mulut kemudian berujung perkelahian antara anak korban dan tukang parkir.
Saat keributan berlangsung, tukang parkir mengambil parang dan menebas tangan korban hingga mengenai pergelangan dan telapak tangan.
Suami korban, Maslin Sigalingging, membenarkan kronologi kejadian tersebut.
“Anak saya menendang ban mobil supaya alarm berbunyi, lalu tukang parkir marah. Terjadi adu mulut dan perkelahian, kemudian pelaku membawa parang,” ujarnya di RSU Santa Lusia.
Kanit Reserse Polsek Siborongborong, Andi Situmorang, membenarkan adanya tindak pidana pembacokan tersebut. Ia mengatakan polisi telah mengamankan pelaku berinisial LA dan masih melakukan pemeriksaan.(mis)












