Trauma Healing Untuk Pengungsi Banjir di Kabupaten Langkat

oleh
Kegiatan Trauma Healing bagi pengungsi banjir. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN) 

POSMETRO MEDAN – Sejumlah Polwan Polres Langkat membawa suasana yang lebih hangat dan penuh harapan untuk korban pengungsi banjir yang melanda Desa Pantai Gemi Dusun III, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

 Pada Senin (1/12) pukul 10.00 WIB, jajaran Polwan menggelar kegiatan pelayanan pendampingan psikologi dan dukungan psikososial – trauma healing bagi ratusan warga yang tengah mengungsi.

 Kegiatan ini dipimpin oleh IPDA Ira Fatmawati, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Langkat, bersama IPDA Ria Ariani, Paur Subbagbinkar Polres Langkat, serta sejumlah Polwan lainnya.

BACA JUGA..  Paskah Oikumene Samosir 2026, Jerry Simangunsong Dikukuhkan Jadi Ketua Umum Raja Sonak Malela

 Mereka menyasar warga yang terdampak, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak-anak yang kini harus tinggal sementara di posko penanggulangan bencana.

 Para Polwan memberikan penghiburan, motivasi, dan penguatan mental kepada warga yang kehilangan rumah dan harta benda akibat banjir. Mereka menyapa para pengungsi satu per satu, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan dukungan moral agar para penyintas tetap tegar menghadapi situasi sulit ini.

BACA JUGA..  Lebih Irit! Ini Tips Hemat BBM Sepeda Motor ala Honda

 Selain trauma healing, Polwan Polres Langkat juga menyalurkan bantuan makanan bergizi (MBG) dari SPPG binaan Polres Langkat berupa bubur, telur rebus, yakult, dan buah-buahan ke posko pengungsian.

 Bantuan tersebut sangat berarti bagi warga, terutama bagi anak-anak dan lansia yang membutuhkan asupan bergizi selama berada di tempat pengungsian.

 Tidak hanya fokus pada pengungsi, konselor Polwan juga melakukan tatap muka dan wawancara dengan para petugas posko yang setiap hari menyiapkan makanan bagi sekitar 660 warga mengungsi.

BACA JUGA..  Besok Partai Buruh dan Elemen SP SB Sumut Demo Kantor Gubsu

 Para petugas diberikan motivasi dan penguatan positif agar tetap semangat menjalankan tugas kemanusiaan.

 Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk saling menguatkan dan memperbanyak doa agar bencana segera berlalu. Para Polwan mengajak seluruh warga menjaga kebersamaan selama masa pemulihan.

Editor : Oki Budiman