Tangan Nelayan Kena Tembak

oleh
oleh

 

POSMETRO MEDAN – Tangan seorang nelayan di Asahan berlumuran darah usai tertembak peluru nyasar di Perairan Desa Asahan Mati, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.

Dari hasil rontgen yang dilakukan keluarga, terlihat ada benda misterius yang bersarang di lengan kanan nelayan tersebut.

Berdasarkan keterangan adik korban, Andry Panjaitan, abangnya yang bekerja sebagai nelayan hendak mengantar hasil laut untuk dijual dengan menggunakan sampan.

BACA JUGA..  Bripda JGS Dituntut 1 Tahun 2 Bulan, Denda Rp55 Jutaan

Namun, sesampainya di Desa Asahan Mati, korban merasa tangannya sakit dan mengeluarkan darah cukup banyak.

“Abangku mau jual ikannya, ditengah jalan ga ada dengar suara letusan tiba-tiba tangannya berdarah, dan sakit,” kata Andry saat di rumah sakit umum Wira Husada, Kisaran, Senin (8/12/2025).

Lanjutnya, abangnya sempat hendak dilakukan tindakan pengeluaran barang yang diduga peluru tersebut.

BACA JUGA..  Pola Peredaran Makin Licik, 38 Kasus Terungkap di Sergai

“Saat ini kami tidak bisa memastikan apakah itu peluru tajam, atau peluru dari soft gun. Tapi, kami keluarga saat ini takut karena kami didatangi beberapa orang seperti Intel,” katanya.

Katanya, biaya operasi ini tidak ditanggung oleh BPJS, melainkan dana pribadi dari keluarga korban.

 

“Tidak ditanggung BPJS, tadi ada yang mau ngasih uang Rp 5 juta, kami tolak. Kami keluarga tetap minta untuk masuk ke ruangan operasi untuk mengetahui apakah itu memang benar peluru atau bukan,” katanya.

BACA JUGA..  JPU Tak Bisa Hadirkan Terdakwa, Sidang Roni Paslani Kembali Ditunda

Kini, pihak keluarga telah membawa korban ke Medan untuk melakukan tindakan operasi.

“Kami bawa ke Medan, untuk diambil tindakan pengeluaran yang kami duga peluru itu. Semoga semua berjalan mulus,” pungkasnya.(tbn)