Pejabat Dinas Pendidikan Deli Serdang Dicopoti Bupati, Ini Dia Dartarnya

oleh
Bupati Rotasi Pejabat Dinas Pendidikan.

POSMETRO MEDAN – Sekertaris Dinas ( Sekdis) Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Irwansyah dicopot oleh Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan dari jabatannya dan digeser mendaji Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar yang sebelumnya diduduki oleh Samsuar Sinaga.

Samsuar Sinaga yang sempat menjadi Pelaksana Kepala Dinas Pendidikan kini dilantik definitive sebagai Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.

Selain mereka berdua, ada 11 orang lainnya dilantik yaitu pejabat setingkat pengawas dan administrator oleh Bupati di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang di Lubuk Pakam, Jum’at(5/12/2025).

Roslin Siallagan diangkat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Ketenagaan (PTK) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dari jabatan sebelumnya Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD, Muriadi diangkat sebagai Kepala Seksi Pembinaan PAUD dan Pendidikan Keluarga Dinas Pendidikan.

Kemudian, Dra Jety Roesanah dilantik sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial di Kantor Camat Beringin dari jabatan sebelumnya Kepala Seksi Pembinaan PAUD dan Pendidikan Keluarga Dinas Pendidikan, Wanda Ari Rebowo diangkat menjadi Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD.

BACA JUGA..  Polresta Deli Serdang Launching SPPG di Lubuk Pakam

Selanjutnya, Dwi Kartika Sari dilantik sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kantor Camat Bangun Purba dari jabatan sebelumnya Kepala Seksi Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan, Kosmaida Samosir dilantik sebagai Kepala Seksi Pembinaan Ketenagaan PTK Dinas Pendidikan, dan Dr Nurmaidah dilantik sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kantor Camat Galang dari jabatan sebelumnya Kepala Seksi Pembinaan Ketenagaan PTK Sekolah Menengah Pertama.

Pejabat lain yang turut dilantik, Ajeng Tri Handayani diangkat sebagai Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Pertama Inspektorat Kabupaten Deli Serdang, Irfan Syahputra dilantik sebagai Kepala Sub Bidang Penetapan dan Keberatan Pajak Bumi dan Bangunan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Yusnaldi dilantik sebagai Kabid Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), dari jabatan sebelumnya Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Vini Dwi Putranti dilantik sebagai Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dari jabatan sebelumnya Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappedalitbang.

BACA JUGA..  Proyek Pembangunan Lift Kantor Bupati Senilai 2,3 Milyar Gagal Diselesaikan, Kontraktor Akan Didenda

Dalam amanatnya, Bupati menegaskan, rotasi dan mutasi yang dilakukan merupakan bagian dari reformasi besar-besaran di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.

“Hari ini kita melakukan perubahan total di Dinas Pendidikan. Ada 10 pejabat yang dilantik, dan minggu depan empat lagi akan menyusul setelah proses administrasinya selesai,” tegas Bupati.

Terlebih, momentum akhir tahun 2025 ini menjadi titik awal perubahan mindset, pola kerja, dan budaya profesionalisme dalam pelayanan pendidikan.

Bupati menekankan agar seluruh pejabat yang dilantik bisabbekerja dengan tulus dan menjadikan jabatan sebagai ladang pengabdian, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Dinas Pendidikan bukan tempat jual beli jabatan, bukan tempat jual beli buku, meja, atau barang lainnya. Hilangkan mindset itu,” tegas Bupati.

Seluruh pejabat di Dinas Pendidikan harus menumbuhkan integritas serta menyadari, mereka dipercaya masyarakat untuk mempersiapkan masa depan anak-anak.

Bupati juga memerintahkan agar dilakukan mapping menyeluruh terhadap distribusi guru di Kabupaten Deli Serdang.

“Tidak boleh ada guru kekurangan jam mengajar. Semua harus memenuhi minimal 27 jam pelajaran per minggu dan 37,5 jam kerja,” pungkas Bupati.

BACA JUGA..  3 Tersangka Korupsi Dana BOS MAS Ditahan Kejaksaan

Ditegaskan lagi, penempatan guru tidak boleh dipengaruhi preferensi lokasi tempat tinggal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti rendahnya inovasi perangkat daerah. Dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), hanya 12 yang melaporkan inovasi.

Untuk itu, ke depan inovasi akan menjadi salah satu indikator penilaian kinerja aparatur sipil negara (ASN)

“Tidak ada yang abadi. Jabatan hanya untuk mereka yang bisa bekerja. Saya ingin seluruh perangkat daerah berlomba menciptakan inovasi,” ucap Bupati.

Di kesempatan itu juga, Bupati mengemukakan adanya kemungkinan perubahan nomenklatur menjadi Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah, seperti di Kabupaten Simalungun.

Di tahun 2026, Pemkab Deli Serdang akan menerapkan sistem penilaian SKP secara ketat. ASN yang tidak berprestasi akan didemosi tanpa harus melalui proses pemeriksaan panjang.

“Saya tidak mau menakut-nakuti. Tapi jika tidak bisa bekerja, akan saya demosi. Tahun 2026, kita terapkan ini,” sebut Bupati.( Wan)

EDITOR : Putra