LIRA Desak Dinas Pendidikan Aceh Turunkan Tim Audit Dana BOS, Komite, OSIS SMAN 3 Kutacane

oleh

POSMETRO MEDAN – Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) agara meminta kepada kepala dinas pendidikan Aceh Untuk segera membentuk tim turun ke Kabupaten Aceh Tenggara untuk melakukan audit dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 3 kutacane yang diduga ada terjadi penyelewengan.

Saleh,menilai pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak boleh main-main. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas adalah kunci agar dana tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan, bukan untuk kepentingan pribadi.

Selain dana BOS yang dikelola oleh SMAN 3 Kutacane mereka juga mengelola uang komite dan uang OSIS yang dibayar oleh siswa setiap bulannya. Dan anehnya, pengelolaan dana BOS di SMAN 3 Kutacane tidak transparan dan diduga ada terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana tersebut,” katanya.

LIRA Agara juga menyoroti kutipan wajib dari siswa, uang komite dan uang OSIS. “Kita sebut aja ada 261 siswa di SMAN 3 Kutacane.Kalau 261 siswa diwajibkan membayar uang komite Rp. 40.000 dan uang osis per bulannya 10.000 rupiah, kita kalikan berapa tiap bulan dan berapa selama 1 tahun,” kata LIRA itu Senin (8/12).

Selain dana BOS, uang yang dikumpul setiap bulannya dari siswa juga tidak dilaporkan peruntukannya.

Saleh menilai, pengelolaan dana BOS TA 2024 di SMAN 3 Kutacane dana sebesar RP. 414.990.000 diduga tidak transparan dan ada terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS.

Setiap kepala sekolah harus terbuka dalam mengelola anggaran itu,” ujar nya.

Pengawasan tidak hanya tanggung jawab sekolah semata, tetapi juga perlu didukung melalui Dinas Pendidikan Aceh, serta partisipasi masyarakat.

“Penggunaan dana BOS harus dilaporkan secara resmi dan terbuka. Dengan begitu, mutu pendidikan akan lebih bagus dan penyalahgunaan bisa dicegah,”sebut Saleh.

Terpisah, Posmetromedan mencoba langsung mendatangi SMAN 3 Kutacane Senin (8/12) untuk meminta tanggapan Kepada kepsek Ali Sadikin atas dugaan tidak transparan pengelolaan dana BOS uang Komite dan uang OSIS.

Kepsek SMAN 3 Kutacane Ali Sadikin mengatakan Uang komite Rp.40.000
Uang osis Rp.10.000 yang di bayar siswa setiap bulan.

Kegunaan uang komite buat bayar uang makan wakil kepsek Rp.600 ribu karena wakil kepsek harus menunggu siswa pulang sekolah sampai jam 3.30,untuk wali kelas Rp.250 ribu,tenaga kebersihan Rp.500ribu dan penjaga malam Rp.250 ribu.

Dan bagi anak-anak guru yang sekolah disini SMAN 3 kutacane bebas uang komite dan untuk siswa yang berprestasi tidak bayar uang komite.

Uang OSIS yang kelola langsung siswa kegunaan nya buat hari besar seperti maulid nabi,17 Agustus, israk mikrat dan lain nya,kata kepsek SMAN 3 kutacane Ali Sadikin Senin (8/12) kepada posmetromedan.(Zal)

EDITOR : Putra