Andreas Purba Janji Perjuangkan Lapangan Pekerjaan untuk Warga

oleh
Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra Andreas Pandapotan Purba saat Sosper di Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (25/10).

POSMETRO MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra Andreas Pandapotan Purba, S.Ak menggelar Sosperda X Tahun Anggaran 2025, Perda No. 05 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan Kota Medan, Sabtu (25/10/2025) siang.

Di lokasi yang pertama tepatnya Jalan Sukacita Lingkungan IX Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli (Lapangan Gereja GSPDI), banyak masyarakat yang bercerita bahwa salah satu upaya penanggulangan kemiskinan bukan hanya bantuan sosial (bansos). Mereka lebih berfokus kepada lapangan pekerjaan, agar tetap dapat bertahan hidup demi mencukupkan kebutuhan di keluarga nya.

“Kami putera daerah yang telah berpuluh-puluh tahun bertempat tinggal disini dan sudah beberapa generasi, hanya butuh lapangan pekerjaan. Sekitar tempat tinggal kami ini semua adalah kawasan industri, namun kami tidak pernah dilibatkan. Bahkan angka pengangguran kami warga disini sangat tinggi, sehingga menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan,” ungkap M. Nababan.

Ia meminta agar seluruh perusahaan yang ada di data, untuk membuktikan apakah warga sekitar ada yang diberdayakan.

BACA JUGA..  HUT ke-78 Sumut, Bobby Nasution: Kolaborasi Kunci Wujudkan Daerah Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

“Banyak putera/i daerah yang ada disini tapi tidak diberdayakan. Perlu didata kembali ini pak Andreas, agar bisa kita ketahui faktanya secara transparan. Kami hanya meminta pekerja yang produktif agar diberdayakan, jangan pekerja dari daerah luar yang mendominasi. Kami juga butuh kerja, kami butuh makan dan kami butuh keberlangsungan hidup. Harus lah kami warga disini menjadi prioritas agar persoalan kemiskinan dan kriminalitas dapat berkurang,” tegasnya.

Warga saat menyampaikan keluhan kepada Anggota DPRD Medan, Andreas Purba.

Hal senada juga disampaikan oleh Paham Siringo-ringo. Ia mengaku bahwa ada kecurangan yang dilakukan oleh oknum dalam sistem perekrutan karyawan agar dapat bekerja di salah satu perusahaan yang ada disekitar lingkungan mereka.

“Adapun yang menjadi salah satu faktor sulitnya warga disini mendapatkan pekerjaan. Salah satunya adalah adanya kecurangan dalam proses perekrutan, ada saya ketahui salah satu oknum begitu diberikan ‘pelicin’ Rp600 ribu, langsung masuk si pelamar pekerjaan itu. Kan gawat kalau yang seperti ini terus dibiarkan secara terus menerus. Sementara warga kita ini, mau bekerja karena tak punya uang. Mau makan aja ga bisa, konon lagi mau memberikan ‘pelicin’. Jadi saya meminta agar pak Andreas konsen terhadap permasalahan ini,” harapnya.

BACA JUGA..  Didukung Mayoritas Wartawan, Zainul Abdi Nasution Siap Pimpin PWPM

Menanggapi hal itu, Andreas Pandapotan Purba pun mengaku telah berupaya membangun komunikasi dengan pihak PT KIM dan juga beberapa perusahaan yang ada disekitar.

“Ini adalah kedua kalinya saya menggelar Sosper di tempat ini. Saya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membahas permasalahan bapak/ibu yang ada disini terutama tentang lapangan pekerjaan. Jadi, saya sudah membangun komunikasi dengan PT KIM, nanti coba kami berkolaborasi dengan pak Kepling atau pak Lurah serta OPD yang berwenang dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan, agar bapak/ibu bisa mendapatkan pekerjaan,” bebernya.

Bahkan ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat dapat memantau media sosial Facebook, Instagram dan TikTok @appandreass untuk mendapatkan informasi terkini terkait kebijakan pemerintah Kota Medan.

BACA JUGA..  Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

“Kalau saya tidak salah, Pemko Medan sedang membuka lowongan pekerjaan. Bapak/ibu boleh memantau dan melihat-lihat informasi yang ada di Kota Medan melalui medsos kita, agar kita dapat mengetahui perkembangan terkini yang ada baik itu kebijakan dan lainnya,” ajak Andreas.

Selain itu, persoalan lain seperti Infrastruktur menjadi harapan warga agar aktivitas seperti kegiatan belajar mengajar dan kegiatan sehari-hari warga dapat berjalan dengan baik.

Tidak hanya itu, bantuan UMKM, Pendidikan Gratis dan juga Fasilitas Kesehatan menjadi topik hangat di tengah masyarakat yang hadir dalam kegiatan Sosper tersebut. Kegiatan Sosper tersebut pun berjalan lancar dan diakhiri foto bersama serta pembagian seminar kit.

Turut hadir pula Kasi Kesos Kecamatan Medan Deli Halimah, perwakilan Dukcapil Kelurahan Titi Papan Abdul Rahim, Koordinator PKH Dinsos Kota Medan Dedi Irwanto Pardede, Tokoh Agama Pdt. Sianturi serta masyarakat. (*)

Editor: Ali Amrizal