5 Orang Sekeluarga Dibunuh, Dikubur di Belakang Rumah

oleh
oleh

 

POSMETRO MEDAN – Mayat 5 orang sekeluarga ditemukan dikubur di bawah pohon nangka halaman belakang rumah mereka di Jalan Siliwangi, Pinggir Jalan Raya Paoman, Indramayu.

Informasi dihimpun, mereka adalah pasangan suami istri, seorang ayah mertua, anak perempuan, serta seorang bayi. Mereka yakni H. Sachroni (72), Budi, Euis (Istri Budi), Ratu (Anak Budi umur 8 Tahun), Bella (Anak Budi Umur 7 Bulan).

 

Pembunuhan itu baru terungkap Senin malam (1/9/2025) oleh tetangga. Bermula saat keponakan korban yang berinisial T tak bisa menghubungi keluarga sejak Sabtu (30/8/2025).

BACA JUGA..  Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan

T lalu meminta bantuan tetangga dan tukang bangunan untuk mencongkel pintu yang terkunci. Setelah masuk, saksi menemukan gundukan tanah mencurigakan di gudang belakang rumah. Ketika digali, ternyata ada bagian kaki manusia.

Sebelum ditemukan tewas, beberapa warga mengaku sempat melihat hal mencurigakan sebelum penemuan tersebut. Tetangga sempat melihat ada dua mobil pikap berhenti di depan rumah pada Sabtu (30/8/2025).

BACA JUGA..  Motor Dijual Diam-Diam, Ibu Laporkan Anak

Saat itu, tak ada yang mengira peristiwa janggal tersebut berkaitan dengan peristiwa mengerikan yang kemudian terbongkar.

 

Begitu penemuan itu diketahui, suasana berubah mencekam. Polisi segera memasang garis kuning di sekitar rumah korban.

 

Proses olah tempat kejadian perkara berlangsung hingga larut, sementara jenazah satu per satu dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk diautopsi.

BACA JUGA..  Empat Kali Dipenjara Tak Membuat Kapok, Bandar Narkoba Diciduk Polrestabes Medan

 

Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, membenarkan adanya temuan lima jenazah tersebut.

 

“Benar, kami menerima laporan penemuan lima anggota keluarga meninggal dunia. Saat ini tim penyidik masih bekerja di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/9/2025) pagi.

Meski demikian, Tarno belum bisa menjelaskan lebih jauh mengenai motif atau siapa pelaku di balik peristiwa mengerikan itu. “Datanya belum ada. Penyidik masih mendalami,” ucapnya. (bbs)