Meski Telah Lunas, ACC SM Raja Tahan BPKB Mobil Konsumen!

oleh
Teks foto : Kantor ACC Jalan Sm Raja. (ISTIMEWA/POSMETRO)

 

POSMETRO MEDAN – Astra Credit Companies (ACC) yang berada di Jalan Sisingamangaraja, No 41, Kecamatan Medan Amplas diduga kuat telah menahan BPKB mobil Kijang Innova nomor polisi BB 1663 ED, miliki Januari Marodop Pangaribuan.

Hal ini dibenarkan oleh Elpriadi Parlindungan Simangunsong. Kepada wartawan POSMETRO, pria berusia 41 tahun itu mengatakan, pihak ACC telah menahan BPKB mobil milk Januari meski telah di lunasi.

“Itu sama pihak ACC telah lunas. Tanggal 27 Juli kemarin saya tf terakhir, total ada sekitar 100 juta. Tapi hingga 2 minggu ini tidak di beri orang (pihak) ACC itu BPKB nya,” kata Elpriadi.

BACA JUGA..  Wanita Tambun Potong Penis Suami

Elpriadi sempat menanyakan ke pihak ACC yang dalam hal ini di wakili oleh Jali.

“Saya tanya si Jali tapi tidak ada jawaban memuaskan. Padahal kreta mobil sudah lunas. Tapi mengapa BPKP nya di tahan,” ucap Elpriadi.

Masih keterangan Elpriadi, Januari tercacat ada kontarak 2 unit mobil. Namun baru satu unit mobil yang telah lunas yakni Kijang Innova nomor polisi BB 1663 ED.

BACA JUGA..  Diterjang Puting Beliung, 150 KK di Medan Johor Mendadak Kehilangan Tempat Tinggal

“Satu mobil lagi memang masih jalan (proses pelunasan). Tapi yang Innova itu sudah lunas saya bayar, mengapa BPKP mobil pak Januari tidak di berikan. Ada apa?,” tanya Elpriadi.

Kru koran ini sempat meminta konfirmasi kepada Jali pada Sabtu (9/8) siang. Jali pun berjanji pihak ACC akan memberikan BPKB mobil itu paling lama seminggu.

BACA JUGA..  HUT MARI ke-81 & HUT RI Dirangkai Kegiatan Sosial, Pengadilan Hadir Bersama Masyarakat di Langkat

“Memang ada regulasi terbaru. Paling lama mungkin seminggu ini sudah selasai. Hanya tinggal menenunggu dia tanda tangan lagi dari direksi,” jawab Jali kepada kru POSMETRO.

Kembali ke Elpriadi Parlindungan Simangunsong, pihaknya mungkin akan memilih jalur hukum jika BPKB mobil Kijang Innova nomor polisi BB 1663 ED, miliki Januari Marodop Pangaribuan, tak kunjung diberikan.

Editor : Oki Budiman