Kepsek SDN 030301 Hutaraja Dairi Dilaporkan ke Poldasu atas Dugaan Fitnah

oleh
Redi Nababan bersama anak-anak peserta les belajar gratis. 

POSMETRO MEDAN – Seorang kepala sekolah di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi dilaporkan ke Polda Sumatera Utara, atas dugaan fitnah. Korban yakni Redi Antonius Nababan  pendiri Yayasan Bina Generasi Dairi Cinta Tanah Air (YRM Dairi).

Laporan tersebut dengan nomor : LP/B/1166/VII/2025/SPKT/Polda Sumatera Utara tanggal 22 Juli 2025.

Oknum kepala sekolah SD Negeri 030301 Hutaraja, berinisial MS dilaporkan, karena menuduh  anak-anak yang mengikuti les belajar gratis di yayasan tersebut melakukan pembongkaran ruang sekolah dan melakukan pencurian

BACA JUGA..  Pengedar Sabu di Perumahan Granit Indah STM Hilir Diringkus Polisi

Menurut Redi Nababan, Kepala Sekolah MS beserta para guru menuduh anak-anak itu melakukan pembongkaran kelas dan pencurian cat, kuas dan celengan milik sekolah.

“Kami tidak terima anak-anak les kami difitnah melakukan pembongkaran ruang kelas dan melakukan pencurian,” ujar Redi, Senin (25/8/2025).

Kasus yang awalnya dilaporkan ke Polda Sumatera Utara kini telah dilimpahkan ke Polres Dairi untuk ditindaklanjuti.

Redi berharap kasus pencemaran nama baik ini segera diselesaikan untuk memberikan kepastian hukum.

BACA JUGA..  Politeknik Negeri Medan Sabet Medali Emas E-Football Esports Kategori Solo pada PORSENI XV

“Kami meminta Polres Dairi segera melakukan penyelidikan, dalam kasus ini,” pintanya.

Ditambahkannya, sebelum membuat laporan ke Polda Sumut pihaknya  sudah meminta menyelesaikan secara kekeluargaan dan melalui somasi hukum.

“Tapi upaya yang kami lakukan tidak dihiraukan, makanya kami membuat laporan ke polisi,” ujarnya.

Tuduhan yang dilakukan pihak sekolah ini juga menuai kekecewaan dari para orang tua yang anak-anak mengikuti les gratis.

Salah satu orang tua, Boru Turnip menyampaikan rasa keberatan atas tuduhan yang tidak berdasar dan terkesan mengada-ada.

BACA JUGA..  Telkomsel Hadirkan Akses Telekomunikasi di Aceh Singkil, Masyarakat Desa Ujung Sialit Dapat Nikmati Layanan Telekomunikasi

“Kami memang orang miskin, tapi tidak seharusnya anak-anak kami dituduh mencuri,” katanya.

Perlu diketahui, para orang tua merasa sangat terbantu dengan adanya les belajar gratis dari YRM, karena biaya les di luar sangat mahal.

Apalagi les belajar ini juga mendukung kebijakan Bupati Dairi terhadap pendidikan.

Sebelumnya, YRM Dairi memang menggunakan salah satu ruang kelas di SD Negeri 030301 Hutaraja untuk kegiatan les yang sudah berlangsung selama 2 tahun. (Vikram/Fajar).

EDITOR : Rahmad