POSMETRO MEDAN – Polisi bergerak cepat menangani bentrok OKP di Tanjung Morawa. Mengingat, enam orang dilaporkan mengalami luka tembak.
Informasi dihimpun, bentrokan dipicu saat Ormas Pemuda Pancasila Tanjung Morawa memasang baleho HUT RI di Jalan Irian, Gang Lekong, Lingkungan II, ditembaki oleh anggota Ormas FKPPI Tanjung Morawa dengan senjata pistol soft gun.
Tembakan itu menyebabkan 6 orang mengalami luka tembak dan dilarikan ke rumah sakit Grand Med Lubuk Pakam. Para korban yakni Jery Nanda Syahputra, Dicky Irawan, Abdul Rahman, Mhd.Ali Alamsyah, Ujang dan Dani Khan.
Sekira pukul 03.00 WIB, empat orang anggota FKPPI Tanjung Morawa mendatangi rumah sakit dengan mengendarai mobil sedan merk Honda City warna Hitam.
Setiba disana, kawanan itu membuat onar. Pria bernama Juanda warga Lorong Dua, Kelurahan Pekan, Tanjung Morawa, bahkan melepaskan tembakan hingga polisi yang sebelumnya telah berada di rumah sakit langsung mengamankan tiga kawanan tersebut.
Mereka yang diamankan adalah Agustiawan (43) warga Jalan Bandar Labuhan, Dusun III, Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa; Wahyu Deni (46) warga Jalan Bandar Labuhan, Gang Tamora, Desa Dagang Kerawan; dan Sofyandi (48) warga Jalan Pancasila, Desa Dagang Kerawan.
Kini ketiga Kader FKPPI tersebut tengah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Deli Serdang. Sebagai pengembangan, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Risqi Akbar, SIK,.MH memimpin penyisiran di markas FKPPI Tanjung Morawa dan mengamankan 2 pucuk senjata Softgun laras panjang, 10 buah Samurai, 1 buah sabit, 2 unit sepeda motor (mio warna biru tanpa plat, vario warna hitam BK 4316 MBR), serta 1 unit mobil (CRV warna hitam Nopol E 1871 BI).(wan)












