Pelajar asal Medan Tewas di Objek Wisata Pemandian 

oleh
Teks foto : Seorang pelajar ditemukan tewas di lokasi pemandian. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

POSMETRO MEDAN  – Seorang pelajar Inisial N, warga Jalan Sembada 5 No 1, Kelurahan Pb. Selayang, Kecamatan Medan Selayang, ditemukan tewas tenggelam di objek wisata pemandian Lau Penda di Dusun 1, Desa Kuala Lau Bicik, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Minggu (11/5).

 Sebelum ditemukan, bocah berusia 10 tahun itu sempat dilakukan pencarian oleh Kapolsek Kutalimbaru, AKP Idem Sitepu bersama anggota dan Basarnas.

 Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Maruba Sinaga mengatakan, awalnya korban bersama keluarga berwisata ke pemandian Lau Penda, Desa Kuala Lau Bicik.

BACA JUGA..  Dominasi Lintasan! Politeknik Negeri Malang Sabet Juara Umum Atletik PORSENI XV Se-Indonesia

 Saat itu, korban bersama beberapa orang temannya mandi-mandi. Namun, saat asik bermain, korban dan teman temannya terbawa arus sungai ke tengah.

 Melihat itu, temannya yang lain di pinggir sungai berusaha menolong, 5 orang dapat diselamatkan, namun korban sudah tenggelam tidak kelihatan lagi.

 Beberapa orang sukarelawan yang ada disekitar sungai langsung membantu mencari korban namun tidak ditemukan.

 Selanjutnya pihak keluarga korban melaporkan ke Polsek Kutalimbaru.

BACA JUGA..  Boru Sigalingging Tewas Ditabrak Sepeda Motor Pelaku Curanmor

 Mendapat laporan itu, Kapolsek bersama anggota langsung menuju ke lokasi mengarahkan kepada relawan dan warga untuk terus berupaya menemukan korban.

 Selanjutnya Kapolsek Kutalimbaru menghubungi tim SAR Medan, berkoordinasi dengan Forkopincam, pemerintah Desa Kwala Lau Bicik dan pengelola tempat wisata terus mencari korban.

 “Sekira pukul 19.15 WIB, korban ditemukan relawan setempat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pancur Batu,” kata Idem Sitepu.

 Dari pemeriksaan Tim INAFIS Polrestabes Medan, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.

BACA JUGA..  Asik Teleponan, Warga Tembung Disambar KA

 Pihak keluarga yang hadir di lokasi kejadian meyakini bahwa peristiwa tersebut tidak terkait dengan tindak pidana. Korban meninggal disebabkan karena tenggelam.

 Setelah peristiwa tersebut, pihak Kepolisian menghimbau pengelola wisata agar lebih mengutamakan keselamatan para pengunjung.

 “Saya mengimbau pengelola tempat wisata agar lebih memperhatikan pengunjung guna mengutamakan keselamatan pengunjung,” tutup Idem Sitepu.

Sumber : Random
Editor : Oki Budiman