POSMETRO MEDAN – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengeluh kebijakan dari pemerintah Kabupaten Deliserdang yang memerintahkan para CPNS sebanyak 279 CPNS agar membuat (menjahit ) Baju dinas PDH di satu tempat tukang jahit khusus yang ditentukan oleh Pemkab Deliserdang.
Lokasi tukang jahit tersebut berada di jalan Sudirman Kecamatan Lubukpakam di dekat Mapolresta Deliserdang. Keluhan keluarga CPNS ini pun disebabkan karena biaya pembuatan seragam ( baju celana PDH) ini mencekik leher dengan harga sebesar Rp.600.000 per CPNS padahal bila jahit di luar pasaran harga sepasang baju PDH Rp.300.000.
” Kami gak tau siapa yang ngarahkan ke tukang jahit itu bang, ya mahal kali lah bang Rp.600.000 Sepasang baju PDH padahal jahit diluar Rp.300.000″ keluh salah satu keluarga CPNS yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan Rabu,16/4/2025.
Mereka menduga , oknum yang mengarahkan untuk jahit di satu tempat tukang jahit tersebut mendapat fee yang banyak.
” Kami menduga ini ada oknum mengambil keuntungan banyak dari tukang penjahit tersebut , nah coba abang bayangkan Kalau 100rb aja fee nya dari setiap CPNS dikali 279 orang lumayan juga kan bang , ini kan namanya memberatkan bang ,dimana lagi Ekomoni lagi sulit semua ” ucap keluarga CPNS.
Ia menyebutkan, bahwa pembuatan bahu PDH ini untuk orang yang lulus PNS saat mengikuti tes PNS tahun 2024 lalu.
” Ini pakaian para CPNS yang lulus tahun 2024 , kemarin saya ngantar saudara di tukang jahit itu ngantri untuk ngukur baju, ya kalau ongkos jahitnya wajib bayar dulu 600 ribu itu bang , alasannya biar warna baju PDH nya seragam dan sama” jelasnya
Informasi di kumpulkan dari salah satu pejabat di Dinas Kominfostand Deliserdang menyebutkan bahwa pihaknya tidak ada menyuruh menjahit di salah satu tukang jahit.
” ada beberapa CPNS baru di dinas kami , kalau saya lihat mereka jahit sendiri , gak ada kami nyuruh jahit di salah satu tukang jahit ” kata Sekretaris Kominfostand Juliati di Aula kantor Bupati Deliserdang.
Terpisah, Kabid Pengadaaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Deliserdang Hendri mengatakan tidak mengetahui informasi tersebut.
” Mohon izin bang, terkait hal ini, kami gak tau informasinya bang” jawab Hendri.(wan)
EDITOR : Rahmad











