Tidak Diberi Uang Beli Sabu, Pengangguran Aniaya Ibu Kandung

oleh
Teks foto : Dandi (Tengah) pelaku penganiayaan terhadap ibu kandung. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

POSMETRO MEDAN  – Lantaran tidak diberi uang oleh ibunya untuk membeli sabu, seorang pria bernama Dandi, warga Jalan Rukun, Kelurahan Kuala Silo Bestari, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai, tega menganiaya ibu kandungnya.

 Hasilnya, pengangguran berusia 26 tahun tersebut, diamankan petugas Polsek Tanjungbalai Utara.

 Kasi Humas Polres Tanjungbalai, AKP Ahmad Dahlan Panjaitan membenarkan penangkapan terhadap Dandi.

BACA JUGA..  Pemkab Deli Serdang Segera Bangun Tiga Ruang Kelas Baru dan Toilet di SMPN 1 Beringin

 “Kejadiannya pada Jumat (31/1) pagi. Korban ibu kandung pelaku dianiaya oleh pelaku,” kata Kasi Humas, Senin (3/1).

 “Ibunya saat itu baru pulang, kemudian si pelaku keluar dari kamar membawa broti dan langsung memukul kepala namun berhasil dihalau,” sambung Ahmad.

 Mendapatkan perlakukan kasar itu, sang ibu menderita luka lebam di tangan dan punggungnya, dan kepala mengalami luka robek.

BACA JUGA..  Law Firm Stars & Partnership Apresiasi Penetapan Tersangka Baru dalam Perkara Korupsi Proyek Deker Padangsidimpuan

 “Korban melaporkan kejadian tersebut dan meminta untuk personel mengamankan pelaku. Kemudian personel langsung mengamankan pelaku,” tutupnya.

 Sementara itu, Kapolsek Tanjungbalai Utara mengatakan, pelaku melakukan hal tersebut diduga akibat kecanduan narkoba

 “Saat kami lakukan tes urine, tersangka ini positif sabu. Kami tanya, dia aniaya ibunya untuk beli sabu-sabu,” kata Kapolsek.

 Dalam sehari, Dandi meminta Rp 30 ribu kepada ibunya agar dapat membeli sabu.

BACA JUGA..  Istri Pelaut Ngadu Ditelantarkan

 “Dia (Dandi) sering meminta uang Rp 30 ribu untuk beli sabu. Kalau tidak diberikan, dia akan mengamuk dan menganiaya ibunya,” jelasnya.

 Guna dilakukan proses hukum lebih lanjut, Dandi telah diamankan ke Sel Penjara Polsek Tanjungbalai Utara.

Sumber : Random
Editor : Oki Budiman