Semrawut, PKL Berjualan di Badan Jalan Perintis Tanjung Morawa

oleh
PKL di Jalan Perintis Kemerdekaan Tanjung Morawa

POSMETRO MEDAN–  Pedagang Kaki Lima ( PKL) berjualan diatas parit dan setenga badan jalan, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Senin, 9/2/2025.

Sejumlah PKL memakai badan jalan hingga mengakibatkan arus lalulintas mengarah ke kota Tanjung Morawa kerap menjadi padat dan macet.

Para PKL menjual berbagai macam bahan pangan, ikan dan lainnya dipinggir jalan lintas itu karena para pembeli gampang berhenti. Sementara mereka menolak berdagang didalam pajak inpres karena kondisin jalan becek dan sewa kios pajak yang mahal.

BACA JUGA..  Bandar Sabu 31 Gram Diangkut, Polisi Kejar Pemasok

” Kami jualan dipinggir jalan ini karena disini banyak pembeli, orang malas masuk ke pajak selain becek, sewa lapak juga tak sanggup kami mahal. Pembeli juga tak ada,” ucap Ami salah satu pedagang.

Pedagang lainnya, Daud memilih berjualan di pinggir jalan raya Perintis Kemerdekaan karena tidak ada sewa lapak dan pembeli juga lewat lewat tinggal singgah.

BACA JUGA..  Pemkab Langkat dan Universitas Terbuka Jalin Kerjasama Sektor Pendidikan

” Pembeli banyak senang karena tak payah markirkan sepeda motornya sekalian lewat,” Kata Daud.

Seorang pembeli, Ani mengaku lebih senang belanja diluar pasar ketimbang didalam pajak (pasar tradisional). Sebab, ia tidak perlu memarkirkan kendaraannya dan lebih efisien.

” Saya beli disini memang karena harganya terjangkau, terus kebetulan dekat jalan jadi pas sekalian lewat. Kalau didalam pajak ribet, mana harus markir kendaraan, jalan rusak becek berlumpur lagi, repotla,” terangnya.

BACA JUGA..  Ngeri...!!! Laka Maut di Tol Sergai, 4 Penumpang Bus Halmahera Tewas

Sementara dari amatan, dengan adanya PKL berjualan diatas parit dan setenga badan jalan tak hanya membuat arus lalulintas tidak lancar. Tapi juga membuat parit tumpat, banjir bila hujan. Pencemaran lingkungan, jorok dan bau.

Camat Tanjung Morawa, Ibnu Hajar yang coba dikonfirmasi terkait aktivitas PKL di Jalan Perintis Kemerdekaan belum memberikan tanggapan.( Wan)

 

EDITOR : Rahmad