POSMETRO MEDAN – Temuan ular piton sepanjang 11 meter di areal perkebunan warga, membikin masyarakat yang tinggal di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan menjadi geger.
Temuan ular ini pun viral di berbagai platform Media Sosial (Medsos).
Dalam video tersebut terlihat, ular berukuran besar itu memenuhi sampan warga yang melintasi Sungai Sei Dua.
Hewan melata ini tampak tak berdaya, lemas terbaring dengan perut besar yang diduga baru memangsa hewan.
Temuan ular itu juga membuat warga geger, namun ada pula yang memvideokan momen langkah itu.
Diketahui, ular tersebut berhasil ditangkap pada Minggu (27/10) lalu. Hal ini dikatakan Kepala Desa (Kades) Sei Dua Hulu, Sumardi Nasution.
Awalnya, warga hendak membersihkan ladang dan menjumpai ular sedang memangsa hewan babi.
“Ular itu ditemukan oleh warga di hutan dekat ladangnya. Mereka hendak menumbangkan pohon sagu, tiba-tiba ada ular besar yang diduga ular piton berukuran 11 meter,” kata Kepala Desa Sei Dua Hulu, Sumardi Nasution, Senin (28/10).
Khawatir terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, masyarakat sekitar langsung mengevakuasi ular tersebut dan membawanya untuk dilepas liarkan.
“Kalau dari keterangan warga, diduga dia (temuan ular 11 meter) memakan babi. Karena dihutan itu mereka menemukannya. Warga ini juga tidak menyangka atas temuan ular tersebut,” katanya.
Sang Kades juga tak mengetahui pasti dimana ular tersebut dilepasliarkan.
Sementara itu, warga sekitar bernama M Gani mengaku dirinya dan warga lain khawatir dengan temuan tersebut.
Hal ini dikarenakan warga di Desa Sei Dua Hulu yakin, ular tersebut bisa saja memangsa manusia secara tiba-tiba.
“Anak-anak yang suka mandi di sungai ini kita tidak tau kalau bisa saja suatu saat dimangsa sama ular itu,” kata Gani.
Apa lagi, diketahui tidak sedikit masyarakat Sei Dua Hulu yang berangkat ke sekolah dengan memanfaatkan aliran sungai.
Sumber : Random
Editor : Oki Budiman












