Geger di Perbaungan, Bawa Sajam, Pelajar SMA Tewas Ditembak OTK

oleh
Korban tewas dievakuasi ke rumah sakit.

POSMETRO MEDAN – Seorang pelajar SMA berinisial MAF, 13, warga Perbaungan, Sergai tewas ditembak Minggu (1/9) sekitar pukul 04:30 WIB.

MAF tewas dengan luka tembak di bagian punggung dan dada kanan. Tubuhnya ditemukan dalam parit depan pabrik PTPN IV Adolina, Kec. Perbaungan, Sergai.

 

Informasi dihimpun di kepolisian, MAF bersama rekannya BN, 14, DF, 24, B, 18, R, 20, U,16, dan R, 19, keenamnya juga warga Perbaungan mendatangi hotel Deli Indah di Deli Serdang. Di sana MAF sempat mengancam dengan senjata tajam.

BACA JUGA..  Pembunuh Boru Gultom Diciduk di Batu Bara

Dalam kesaksiannya BN mengaku berboncengan dengan MAF dan beberapa rekannya mendatangi hotel Deli Indah. Di sana MAF sempat mengeluarkan kata ” tak main kalian” dengan mengacungkan senjata tajam selanjutnya kembali menuju Perbaungan.

Namun setibanya di perbatasan sungai ular, mereka dikejar mobil jenis Avanza warna hitam salah satu penumpang mobil mengeluarkan senjata api dan menembakkan ke arah mereka, namun tidak mengenai.

BACA JUGA..  ALAMAK...!!!!! Kasus Gugatan Cerai di PA Lubuk Pakam Capai 5.000 Perkara

Setiba di depan pabrik PTPN IV Adolina, suara tembakan tepat mengarah MAF sebanyak dua kali, hingga menyungkur dan masuk ke dalam parit. Dibantu warga, tubuh MAF dilarikan ke RS Sawit Indah Perbaungan, setiba di RS MAF diketahui sudah tewas.

Pihak Polsek Perbaungan yang mendapat informasi langsung ke lokasi kejadian, di lokasi polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario BK 6861 XNG dan dua selongsong peluru bertuliskan PIN dan HP.

BACA JUGA..  Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Kasat Reskrim Polres Sergai AKP JH Panjaitan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan tewasnya satu orang pelajar di Perbaungan.

“Masih dalam penyelidikan, korban tewas akibat luka tembak di bagian dada dan punggung, saya belum bisa memberikan keterangan lebih dalam karena ini masih dalam penyelidikan,” papar Kasat.(red)

EDITOR : Rahmad