POSMETRO MEDAN – Hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda Kota Medan, Selasa (27/8) siang hingga sore. Akibat hal itu, sejumlah ruas jalan terjadi banjir.
Banjir melanda sejumlah ruas jalan sepeti di Jalan KH Zainul Arifin. Amatan kru koran ini di Jalan KH Zainul Arifin, banjir di sana membuat sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) menutup jualannya.
Hal itu dikarenakan lapak jualan mereka tergenang air.
Genangan air yang membanjiri jalan itu membuat warga ketakutan hingga panik. Pasalnya ada satu ekor ular piton yang keluar dari parit.
Hewan melata itu tampak melilitkan badannya ke alat tambal ban milik warga setempat.
Warga hingga PKL di sekitaran jalan KH Zainul Arifin mengatakan, banjir di KH Zainul Arifin terjadi karena hujan tak kunjung berhenti sejak pukul 13.00 WIB.
Hujan dengan volume yang banyak itu menyebabkan banjir, oleh sebab itu airnya pun semakin naik.
“Air parit naik karena hujan deras, tidak berapa lama muncul ular dari drainase itu. Untung keadaan jalan lagi sepi. Karena kita teriak, akhirnya ular itu pun mungkin panik jadi kejebak di alat tambal ban itu,” jelas warga yang enggan namanya di sebutkan.
Warga sekitar hingga PKL di sana kini menunggu kedatangan pihak Damkar Kota Medan.
“Masih nunggu untuk dievakuasi ularnya. Tadi sudah ada yang menghubungi,” tutupnya.
Sumber : Random
Editor : Oki Budiman












