PERUMAHAN WEB

Tepis Isu di Masyarakat, Dana Donasi Korban Bencana Simangulampe Terkumpul Rp.1,3 Miliar Lebih

oleh
Salah Satu Buku Rekening Donasi di Bank BRI dengan nomor rekening 538901017458532. (Ist/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Frans Judika Pasaribu menjelaskan, bahwa dana donasi korban bencana di Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja yang telah terkumpul hingga per 17 Mei 2024 sebanyak Rp 1.304.909.970, akan segera disalurkan.

Frans menegaskan, sesuai dengan petunjuk Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor yang telah beberapa kali memerintahkan OPD terkait yang menangani musibah banjir bandang, dan longsor di Desa Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja pada 1 Desember 2023 lalu, agar dana donasi atas bantuan dari para masyarakat disalurkan.

“Pak Bupati sudah berapa kali memerintahkan kami untuk menyalurkan dana bantuan tersebut,” terang Frans dalam siaran persnya, Jumat (17/5).

BACA JUGA..  Tebang Kayu, Lansia di Toba Hilang Ditelan Sungai Asahan

Sebelumnya, Pemerintah Humbahas telah membuka rekening donasi bantuan atas bencana tersebut dengan sebanyak dua rekening.

Diantaranya, rekening BRI atas nama Donasi Baktiraja Peduli dengan nomor rekening 538901017458532, dan rekening Bank Sumut atas nama Peduli Baktiraja Pemkab Humbang dengan nomor rekening 321.02080022854.

Sejak dibuka, nilai sumbangan yang terkumpul hingga per 17 Mei 2024, dana donasi korban bencana Simangulampe bertotal Rp.1.304.909.970.

Dengan rincian, rekening Donasi Baktiraja Peduli sebanyak Rp 1.284.586.967, rekening Peduli Baktiraja Pemkab Humbang Rp.20.323.003,00.

Menurut Frans, hingga sampai saat ini bantuan donasi yang disalurkan oleh sejumlah elemen masyarakat dengan jumlah total Rp.1.304.909.970 per 17 Mei 2024, dikarenakan beberapa faktor.

BACA JUGA..  Dua Pelaku Curanmor Didor 

Ia menyebut, usulan masyarakat terdampak, pemerintah desa menginginkan agar pembagian donasi diberikan per rumah tangga berdasarkan tingkat kerusakan atau dampak yang dialami sesuai hasil rapat tanggal, 29 April 2024 dikantor Camat Baktiraja lalu.

Sementara, Pemerintah Humbahas berharap agar rencana penyaluran sumbangan dibagi rata per jiwa karena masyarakat korban adalah masing-masing jiwa.

Ia menilai, itu dikarenakan dana donasi yang diberikan oleh seluruh masyarakat donator timbul karena mereka memiliki rasa keprihatinan yang mendalam atas korban bencana tersebut.

“Jadi, karena ada sudut pandangan yang berbeda, kami dari OPD yang terkait, masyarakat terdampak dan pemerintah desa. Jadi, ini masih melakukan komunikasi, sehingga, dana yang terkumpul sampai saat ini belum disalurkan,” ujar Frans.

BACA JUGA..  UPT Pasar Tarutung Taput Rutin Laksanakan Gotong Royong

Lebih lanjut dijelaskannya, jika ada kesepakatan yang tepat dari hasil komunikasi maka pendistribusian donasi akan dilakukan.

“Kita berharap komunikasi yang masih terus berlangsung, antara masyarakat , pemerintah desa, tokoh masyarakat sekitar, dan Pemerintah Humbahas akan menuaikan keputusan yang terbaik. Nah, ini yang masih dikomunikasikan,” terangnya.

Frans berharap, agar masyarakat yang berdampak, pemerintah desa, tokoh masyarakat bisa satu pandangan. Mengingat, karena masyarakat yang menjadi korban dalam musibah tersebut adalah masing-masing jiwa.

“Mudah-mudahaan ada titik terangnya,” cetusnya. (*)

Reporter: DS
Editor: Maranatha Tobing