Korban Banjir Bandang Aceh Tenggara Ditemukan Meninggal Dunia

oleh
Suasana penemuan korban hanyut banjir bandang di Desa Rikit Bur, Kecamatan Bukit Tusam, Darwis Raplin (46) ditemukan meninggal dunia, Selasa (21/11/2023). (Safrizal/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Korban terseret banjir bandang di Aceh Tenggara, Dareis Raplin (46) warga Desa Rikit Bur, Kecamatan Bukit Tusam, Darwis Raplin (46) ditemukan meninggal dunia, Selasa (21/11/2023).

Banjir bandang kali kedua ini terjadi pada Senin malam (20/11/2023) kemarin. Sebanyak 4 kecamatan terdampak.

“Banjir bandang yang datang tiba-tiba dengan membawa material batu dan kayu gelondongan dengan sangat dahsyatnya menghantam pemukiman warga, sehingga warga yang kaget tak sempat lagi untuk menyelamatkan diri,” sebut Zulsapri Desky, Sekretaris Bpbd Aceh Tenggara, kepada posmetromedan.com pada Selasa (21/11/2023).

BACA JUGA..  Berkas NW Terlapor Kasus Penipuan Masuk Polisi Naik Sidik di Polda Sumut

Selain korban jiwa, juga tampak luapan air bercampur lumpur menggenangi rumah rumah warga dan lahan pertanian dan kayu gelondongan berserakan di badan jalan Nasional Kutacane-Medan yang sekarang masih belum bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan empat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dampak banjir bandang membuat 52 rumah rusak parah dan 9 rumah hanyut di Desa Rikit Bur. 4 kecamatan yang dilanda banjir;  Semadam, Kecamatan Bukit Tusam, Kecamatan Bambel dan Kecamatan Lawe Sumur.

BACA JUGA..  Jual Batik Melalui Pihak Ketiga, LIRA Minta Kadisbud Copot Kepsek SMPN 1 Kutacane

Berikut data desa yang terdampak banjir. Di Kecamatan Bambel; Desa Cinta Dame, Kuning 1. Kecamatan Bukit Tusam: Desa Kuning II, Desa Lawe Dua, Desa Rikit Bur. Kecamatan Lawe Sumur: Desa Pinding, Desa Lawe Hijau, Desa Berandang.

Dampak banjir bandang yang paling parah terdapat di dua desa, Desa Rikit Bur dan Rikit Bur Dua Kecamatan Bukit Tusam. (*)

BACA JUGA..  Nenteng Senjata Tajam, 5 Remaja Diamankan

Reporter: Safrizal
Editor: Maranatha Tobing