Bocah 12 Tahun Tewas Usai Melompat dari Jembatan Titi Pelawi Langkat

oleh
Ratusan warga memadati sisi tepi sungai tepatnya di bawah jembatan Titi Pelawi di Jalan Lintas Nasional, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Kamis (15/6) pukul 16.30 WIB. Para warga turut membantu pihak personil gabungan mengamati tubuh korban muncul di permukaan. Sementara (kanan) petugas Satlantas Polrea Langkat mengatur arus kendaraan diatas jembatan tempat korban melompat. (Sutrisno/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Bocah berusia 11 tahun tenggelam setelah melompat dari atas tiang penyangga jembatan Titi Pelawi di Jalan Lintas Nasional, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Kamis (15/6) pukul 16.30 WIB.

Diketahui, anak-anak sekitar Titi Pelawi kerap sekali loncat dari tiang penyangga bagian atas dari jembatan saat bermandian di sungai.

Pemandangan ini kerap sekali disaksikan oleh warga sekitar, penguna jalan yang melintas, juga para pemancing yang berada di lokasi.

Biasanya aksi extrim anak – anak itu berjalan mulus. Bahkan mereka pun sering tertawa sumringah usai sukses meloncat ke bawah.

BACA JUGA..  Barus Tewas Digorok di Lapo Tuak

Tak jarang para anak – anak pemandi melakukan loncatan sampai berulang kali dari ketinggian kurang lebih 10 meter itu.

Namun tidak kali ini, aksi ekstrim tidak dibawah pengawasan orang dewasa itu telah merenggut nyawa seorang bocah.

Haikal Syahputra (11) warga Gang Supir, Dusun Pelawi Dalam, Desa Pelawi Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat. Ia tenggelam usai meloncat, hingga kini jasadnya pun belum ditemukan.

Warga bersama Polsek Pangkalan Brandan dan pihak terkait sudah berjibaku melakukan pencarian namun belum menuai hasilnya.

BACA JUGA..  Bocah 12 Tahun Tewas Diduga Tersambar Petir

Awalnya Haikal bersama kedua temannya bermandian di Sungai Pelawi, tepatnya dibawah Jembatan Titi Pelawi.

Lauu Haikal naik keatas tiang besi Titi Pelawi dengan cara memanjat dengan tangan dan kaki kosong (tanpa bantuan alat) bermaksud untuk melakukan aksi loncat dari atas ke sungai.

Naas, belum pun loncat, celana Haikal tersangkut di baut jembatan hingga menghilangkan keseimbangannya dan jatuh ke sungai.

Sebelum sampai di air, tubuh Haikal membentur pipa air dan pipa telkom yang berada disisi jembatan, baru kemudian jatuh ke air.

Setelahnya tubuh Haikal tenggelam, tidak terlihat oleh temannya. Temannya pun bergegas mencari pertolongan, melaporkannya kepada warga dan keluarga Haikal.

BACA JUGA..  Nolak 2 Kali Indehoy, IRT Dibunuh di Hotel

Hingga kini upaya pencarian terus dilakukan Polsek Pangkalan Brandan, Saf Pol Airud Polres Langkat, Yonif 8 Harimau Putih dan dibantu warga sekitar.

“Kami mengajak warga sekitar melakukan pencarian korban didalam sungai dengan menggunakan sampan boat dan melakukan pencarian dengan cara menyelami sungai. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Saf Pol Airud Polres Langkat dan Yonif 8 Harimau Putih,” ujar Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Bram Candra. (*)

Reporter: Sutrisno
Editor: Maranatha Tobing