POSMETROMEDAN.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Maya Hasmita, SpOG.MKM, fokus melakukan pembinaan terhadap pemerintah dan masyarakat Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, yang akan mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam perlombaan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tingkat nasional tahun 2023.
Pada Sabtu (6/5/2023), bersama Sekretaris PKK Provinsi Sumatera Utara Riza Pahlevi Lubis, istri dari Bupati Labuhanbatu dr. H. Erik Adtrada Ritonga, MKM, itu, turun ke desa tersebut.
Dalam arahannya, dia meminta seluruh kader PKK di desa itu, masyarakat dan seluruh ibu-ibu di desa untuk bekerja keras dan serius agar dapat sukses dalam mengikuti perlombaan tingkat nasional yang rencananya akan berlangsung hari Rabu tanggal 10 Mei 2023.
“Saya harapkan semua kader PKK, masyarakat, dan ibu-ibu semua untuk membantu mensukseskan dan memenangkan agar Desa Pondok Batu bisa juara satu” katanya.
Menurutnya, perlombaan ini bertujuan untuk menjalankan praktek hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri dengan membuat keluarga nyaman, seperti menjaga kesehatan dengan konsumsi makan yang sehat.
Makanan sehat, kata dia, tidak harus mahal. Sebab makanan mahal dan enak di lidah belum tentu baik bagi kesehatan.
Selain itu, perlombaan juga bertujuan untuk pencegahan stunting. Penerapan pola hidup sehat untuk mencegah stunting diantaranya menghindarkan anak dari makan- makan jajanan.
“Berikan telur untuk mencegah stunting, karena proteinnya tinggi. Jangan biasakan anak makan jajanan” terangnya.
Lebih lanjut Maya menjelaskan, pencegahan stunting lainnya yakni perlunya menerapkan 4T yaitu tidak menikah dibawah usia 20 tahun, tidak hamil di atas 40 tahun, tidak terlalu dekat jarak melahirkan, dan tidak terlalu banyak anak.
Sementara itu, Sekretaris PKK Provinsi Sumatera Utara Riza Pahlevi Lubis mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat bangga dengan pencapaian Desa Pondok Batu, karena terpilih mewakili Sumut dalam perlombaan Kampung KB tingkat nasional.
Dia menyampaikan akan banyak manfaat yang diperoleh Desa Pondok Batu dengan terpilihnya desa tersebut terpilih mewakili Sumut di ajang nasional. Manfaat itu yakni, banyak bantuan yang akan datang ke desa itu, apalagi jika nantinya keluar sebagai juara.
“Apalagi jika jadi juara, nantinya akan makin banyak bantuan bantuan yang datang ke desa ini” ujarnya.
Manfaat lainnya, nama Desa Pondok Batu akan semakin dikenal di tingkat nasional. Bahkan jika desa itu menjadi juara nasional, akan banyak pemerintah kabupaten/kota lain yang ingin belajar ke desa itu.
“Jika desa ini bisa menjadi juara 1, kabupaten/kota lain yang ingin melihat, akan melakukan studi tiru / studi banding dengan datang ke desa ini untuk belajar bagaimana jadi juara” bebernya.
Dengan banyaknya kunjungan dari kabupaten/kota lain di Indonesia, maka akan berdampak juga secara ekonomi tidak hanya bagi Desa Pondok Batu, tetapi membawa manfaat bagi Kabupaten Labuhanbatu.
“Kalau banyak masyarakat luar yang berkunjung, hotel- hotel akan penuh. Kemudian, tentunya juga dapat meningkatkan penghasilan UMKM” tambahnya.
Usai memberikan arahan, Ketua TP PKK Labuhanbatu beserta rombongan meninjau fasilitas PAUD, Posyandu dan fasilitas kesehatan. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Pondok Batu dan masyarakat setempat. (*)
Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing












