POSMETROMEDAN.com – Satu unit rumah hangus terbakar di Jalan Selamat Pulau, Nomor 2, Lingkungan VI, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (3/5/23) pukul 12.00 WIB.
Dalam musibah tersebut 2 anak berusia dibawah 5 tahun (balita) tewas terbakar. Sementara dua korban lainnya selamat.
Musibah kebakaran tersebut membuat warga sekitar panik menyelamatkan barang masing-masing dan juga berupaya menolong korban dari amukan api.
Keterangan diperoleh dari Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ronald F Sihotang menjelaskan, objek yang terbakar 1 unit rumah permanen dengan persentase 40 persen.
“Peristiwa itu mengakibatkan dua korban meninggal dunia. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” terangnya kepada wartawan.
Kedua korban balita tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Mitra Medika. “Api dapat dipadamkan 1 jam kemudian,” tambahnya.
Diketahui, saat kejadian kebakaran rumah milik Wakno (60) itu berisikan 4 orang, 1 orang tua dan 3 anak.
Wakno dan seorang anak berhasil selamat dari amukan si jago merah. Sedangkan dua balita inisial A (4) dan BC (3), meninggal dunia diduga karena terjebak di dalam rumah saat api sedang berkobar.
“Mungkin kedua bocah itu sedang tertidur,” sebut warga.
Ditempat terpisah, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ridwan ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler menduga api berasal dari hubungan pendek arus listrik.
“Dugaan sementara api karena korsleting. Tapi, penyebabnya masih dalam penyelidikan,” terang Ridwan.

Bulan Lalu di Jalan yang Sama, 6 Orang Tewas juga Akibat Rumah Terbakar
Sebelumnya di bulan lalu, kejadian kebakaran terjadi di jalan yang sama, tepatnya di Jalan Selamat, Gang Amal, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Amplas, Selasa (18/4) sekitar pukul 06.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, tewaskan enam orang jiwa.
Keenam korban masing-masing M Biman Daka (SMA Kelas 2), Mena zaswari (SMP Kelas 1), Ayu Sekar Wangi (17-18 tahun), Daiviq Nur Anazam (kelas 5 SD), Syamsuddin Lukman (TK), dan Bambang Pratama (menantu).
Saat terjadinya kebakaran, korban diduga terjebak di lantai dua rumah semi permanen yang terbakar itu
“Api berasal dari lantai bawah, dari kompor, tapi dalam penyelidikan. Itu rumahnya lantai duanya kan papan, semi permanen,” terang Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago kepada wartawan.
Menurut Faidir, keenam korban yang meninggal merupakan anak dan menantu yang tinggal di lantai dua rumah yang terbuat dari papan.
“Asal api dari rumah, ini yang meninggal kan menantu dan anak, kebetulan anak dan menantu ini tinggal di lantai dua,” tambah Faidir.
Guna mengetahui pasti penyebab kebakaran yang menewaskan enam penghuninya, polisi melakukan penyelidikan dengan menerjunkan Inafis, dan Laboratorium Forensik Polda Sumut. (*)
Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing












