Tahun 2022, Dinas PU Medan Aspal Jalan Sepanjang 158,2 KM

oleh
Kadis PU Kota Medan Topan OP Ginting didampingi Kabid Drainase Gibson Panjaitan saat memberikan keterangan  kepada wartawan, Senin (19/12) sore. (Ali Amrizal/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Topan OP Ginting mengatakan, pihaknya telah melakukan perbaikan jalan dengan sistem pengaspalan sepanjang 158,2 kilometer sepanjang tahun ini.

Jalan yang diaspal dengan panjang tersebut tersebar di 295 lokasi di Kota Medan sampai perbatasan Deliserdang.

“Semua itu kita lakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” terang Topan didampingi  Kabid Drainase Dinas PU Medan Gibson Panjaitan kepada wartawan, Senin (19/12).

Selain pengaspalan, Topan bilang, pihaknya juga melakukan rigid beton baik melalui anggaran maupun swakelola sepanjang 5,6 kilometer di 27 lokasi dan pengalihan dari aspal ke beton sepanjang kurang lebih 4 km yang tersebar di beberapa lokasi.

“Untuk rigid beton swakelola ada di 27 ruas jalan dengan panjang 5,69 kilometer. Jadi kalau kita total yang dirigid beton sekitar 10 kilometer,” jelas Topan.

BACA JUGA..  DPRD Minta Pemko Pastikan Seluruh Pos Siskamling Aktif

Pihaknya mengaku menggunakan alokasi APBD Kota Medan sebesar Rp1,3 triliun, di antaranya Rp722,5 miliar lebih program penyelenggaraan jalan tahun ini.

“Saya harus sampaikan pekerjaan jalan di akhir tahun sedikit terganggu karena cuaca. Kita bisa lihat hujan tidak pernah berhenti, tetapi saya optimis di atas 80 persen itu bisa kita bereskan hingga akhir tahun ini,” ucap Topan.

Topan melanjutkan, ruas jalan yang dirigid beton, di antaranya Jalan Karya Jaya di Kecamatan Medan Johor yang sedang dikerjakan bakal dilakukan secara bertahap.

Disamping itu, kata dia, tahun ini Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan juga melakukan perbaikan sepanjang 1,2 kilometer. Selanjutnya pada 2023, perbaikan kembali dilakukan sepanjang sekitar 1,5 kilometer hingga wilayah perbatasan Kabupaten Deliserdang.

BACA JUGA..  Dialog dengan Kojira, Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH dan UHC 

“Sebagaimana arahan Wali Kota Medan, perbaikan infrastruktur jalan di Kota Medan menjadi fokus guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Topan.

Pada kesempatan itu Topan juga menjabarkan tentang pembangunan infrastruktur jalan serta drainase Kota Medan.

Saat ini untuk drainase ada 65 titik atau kurang lebih 53 Km yang sedang dilakukan perbaikan dan juga di lingkungan juga ada 22 titik dengan panjang 1,54 Km.

Soal drainase, Topan mengakui bahwa masyarakat banyak yang terganggu kenyamanannya dalam pembangunan ini.

Namun pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar tidak mengalami hambatan dalam proses pengerjaan. Saat ini, kendala yang dihadapi selain faktor cuaca terdapat persoalan lain yakni kabel, pipa dan lainnya yang terutama di saluran drainase yang akan dibangunan. Keberadaannya sudah belasan tahun tertanam di bawah tanah atau di underground.

BACA JUGA..  APP Ajak Masyarakat Kelola Sampah dengan Baik

“Ketika kita sedang memasang U-Ditch, itulah kendala yang paling besar. Kita harus berkoordinasi dengan PLN, Padam, Telkom dan pemilik kabel optik. Ini kendala kita yang memperlambat pekerjaan selain faktor cuaca.

“Kita bekerja semaksimal mungkin agar pekerjaan ini selesai tepat pada waktu. Makanya kita berharap kerja sama seluruh pihak untuk bersama-sama membangun kota Medan ini,” tandas Topan. (*)

Reporter: Ali Amrizal
Editor: Maranatha Tobing