POSMETROMEDAN.com – Seorang warga Desa Patumbak II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, berinisial B mengaku telah menjadi korban begal, pada Jumat (26/8/2022) sekira pukul 19.30 WIB.
Menurut informasi yang didapat wartawan, Kepala Desa (Kades) Patumbak II, Edy Sucipto mengatakan, pelaku berjumlah enam orang berseragam lengkap diduga oknum anggota TNI mengendarai sepeda motor.
Edy Sucipto menyebut, warganya itu dibuntuti dari sekolah MTSN 1 Medan, Kecamatan Patumbak.
Sesampainya di Gang Saudara, dekat Masjid Nurul Iman, korban (B) dipepet, hingga diberhentikan paksa kemudian salah satu pelaku menendangnya.
Disinilah diduga salah satu pelaku diduga berseragam TNI menodongkan diduga senjata api kepada korban.
“Berhentilah dia, turun si B ditendangnya jatuh. Baru ditodong pistol keretanya terus dipegang sama yang dibonceng langsung cabut. Iya pakai seragam tentara 6 orang,” kata Kepala Desa Patumbak II, Edy Sucipto, Sabtu (27/8/2022) siang.
Edy menyebut warganya itu kehilangan sepeda motor Honda Beat Street berwarna putih sekaligus BPKB dan STNK sepeda motornya.
“Kereta yang hilang Honda beat street. Di dalam kereta itu buku hitam lengkap.” ucapnya.
Dijelaskan Edy, awalnya korban B pulang kerja sekitar pukul 18.00 WIB. Setibanya di lahan kosong di dekat sekolah MTSN 1 Medan, Jalan Pertahanan, ia berhenti melihat orang-orang sedang berkumpul.
Setengah jam kemudian karena hujan mulai turun ia pun beranjak pulang. Mulai dari situ korban diduga dibuntuti oleh pria diduga anggota TNI. Ia pun mengaku sempat melihat para pelaku berada di lokasi.
“Jadi diikutilah dia dari lokasi situ sama begal itu. Saat di jalan itu nggak didahului atau dipotongnya diikuti terus sampai di dalam gang itu di sebelah masjid itulah dipotong,” tutup Kades.
Terpisah Kapolsek Patumbak yang dimintai keteranganya oleh wartawan belum memberikan keterangan soal ini. (*)
Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing











