Satgas Yonif 123/RW Bantu Persalinan di Perbatasan RI-PNG

oleh -110 views
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali Pos Yakyu, membantu proses persalinan darurat dari Kristin,  saat melahirkan, di tempat singgah sementara, saat dalam perjalanan menuju hutan Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Papua. (ist) 

POSMETROMEDAN.com – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali Pos Yakyu membantu proses persalinan darurat dari Kristin, isteri dari Thomas, saat melahirkan anak ke-3, di tempat singgah sementara, saat dalam perjalanan menuju hutan Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Senin (22/11) lalu.

Ibu dan anak berjenis kelamin laki-laki itu, selamat dalam persalinan itu. Demikian keterangan pers yang diterima wartawan, dari sumber terpercaya Kamis (25/12).

Dikabarkan, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali Letkol Inf Goklas P. Silaban, membenarkan informasi itu, lewat konfirmasinya di Pos Kotis Bupul 1, Distrik Eligobel, Merauke, Rabu (24/11) lalu.

BACA JUGA..  Wabup Lumajang Sebut Ada 8 Orang Masih Terjebak Erupsi Semeru

“Ya, salah satu Pos kami yang berada di Pos Yakyu Kampung Rawabiru dengan sigap merespon untuk membantu proses Persalinan ibu Kristin saat hendak ke hutan bersama suaminya. Proses persalinan dilaksanakan di tempat singgah (pondok) yang hanya beratapkan terpal, dan Bayinya terlahir dengan selamat walaupun perlengkapan yang kami miliki sangat terbatas,” ujar Dansatgas melalui sumber informasi.

BACA JUGA..  Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Mengarah ke Lumajang

Disebut, kejadian itu berlangsung pada Senin (22/11/2021) Pukul 08.15 WIT, ketika salah seorang warga Yakyu datang ke pos melaporkan bahwasanya, ada warga (Kristin), yang mau melahirkan  di pondok,  terletak dipinggiran hutan.

Ibu hamil itu, didampingi 2 orang warga. Merekapun sudah berteriak histeris karena terjadi kontraksi pada perut si ibu yang sedang hamil tua.

Danpos Yakyu Letda Darwin Simanullang menerangkan, setelah menerima laporan dari warga, dengan sigap beserta anggota kesehatan Pos Yakyu, menuju pondok tersebut, sambil membawa perlengkapan kesehatan yang  dimiliki, untuk membantu proses persalinan. Dimana,  RT 03 Yakyu sangat jauh dari Puskesmas dan harus melintasi Rawa dengan jarak kira-kira 30 km dengan menggunakan Ketinting (perahu kecil).

BACA JUGA..  Pamer Organ Intim di Bandara, Perempuan Diduga Siskaeee Ditangkap

“Jadi satu-satunya yang bisa diharapkan warga, adalah meminta bantuan kepada anggota Pos Yakyu Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW, “terang Danpos mengakhiri. (rel/ran)

 

EPAPER