Muazin Masjid di Medan Dianiya, Telinga Nyaris Putus Disayat Pisau Cutter

oleh -125 views
DIRAWAT: Korban dirawat di Rumah Sakit Pirngadi Medan telinganya putus. (Ist/posmetro)

POSMETROMEDAN.com – Muazin masjid di Medan dianiaya. Telinga nyaris putus disayat pisau cutter, Senin (27/09/2021) petang. Akibat luka yang dialami, korban dilarikan ke rumah sakit.

Adalah M Syawal Syah (53) muazin Masjid Raudhatul Islam di Jalan Putri Hijau Medan yang menjadi korban. Penganiayaan itu terjadi saat berada di dapur masjid.

Pelaku penganiayan diduga seorang jemaah masjid berinisial MR, ia menyayat telinga korban menggunakan pisau cutter. Akibat penganiayaan itu, telinga korban nyaris putus.

BACA JUGA..  Mahasiswa Segel Kampus ITM Usai Izin Dicabut

Korban menjelaskan, kejadian bermula ketika dirinya sedang menanak nasi di dapur masjid, pada Senin petang.

Saat waktu maghrib tiba, korban mengumandangkan azan, dan lalu menunaikan ibadah salat bersama dengan terlapor MR.

Usai salat, korban bersama seorang rekannya lalu kembali ke dapur untuk makan malam.

“Kejadiannya di dapur,” kata Syawal kepada wartawan, Senin (27/9) siang.

Saat bersamaan, terlapor berinisial MR datang menghampirinya. Cekcok pun terjadi, menurut korban, pelaku menuduh korban sebagai pengedar sabu.

BACA JUGA..  Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Labura Berhasil Dilumpuhkan Poldasu

“Memang benar aku jual sabu, tapi itu dulu, aku sekarang sudah bertaubat, tak bisa rupanya orang bertaubat,” jawab korban.

Situasi pun memanas, Syawal melanjutkan MR lalu mendorongnya hingga korban terjatuh.

“Dia (terlapor) makin ngamuk pas dorong saya kenak pecahan kaca,” ungkapnya.

Sejurus kemudian, terlapor dengan cepat menyayat pisau cutter ke telinga korban.

“Dia memakai pisau cutter, menyayat telinga saya, ada empat kali dia mencoba menyerang saya menggunakan pisau mengarah ke leher saya,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Tiga Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga di Deliserdang

Dalam kondisi kesakitan berlumuran darah, korban dilarikan ke Rumah Sakit Pirngadi Medan untuk mendapatkan pertolongan medis. “Saya mendapat 39 jahitan,” ungkapnya.

Atas kejadian ini korban lalu membuat laporan ke Polsek Medan Barat, laporan korban tertuang dalam Nomor STTLP/216/IX/2021/SPKT/ Restabes Medan/ SEK Medan Barat. (sor)

EPAPER