Urus ATM Tidak Bisa, Ambil Uang Pakai Buku Tabungan Kena Cas Rp10 ribu

oleh -87 views

POSMETROMEDAN.com – Layanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Lubukpakam dan Kantor Cabang Pembantu ( KCP) BRI Lapangan Segitiga Lubukpakam mengecewakan Nasabah. Pasalnya, beberapa nasabah yang mengalami masalah pada kartu ATM mereka tidak dapat dilayani dengan baik.

Fatimah, salah seorang nasabah BRI Lubukpakam, Senin (23/08/2021) mengaku sangat kecewa dengan layanan Kantor BRI Cabang Lubukpakam dan Kantor Cabang Pembantu BRI Lapangan Segitiga Lubukpakam Deliserdang.

“Kartu ATM saya sudah kadaluarsa, jadi mau minta urus baru, tapi tak bisa karena banyak kali warga yang mau ngambil uang bansos. Maka disarankan oleh satpam untuk mengambil uang pakai buku tabungan saja. Saat kita ambil uang pakai buku tabungan malah kena cas Rp10.000. terus kita diarahkan ngurus lagi ATM nya di BRI Kantor Cabang Lubukpakam. Tapi sampai di sana juga tak bisa karena di sana juga katanya mereka sudah kerepotan melayani masyarakat yang ngambil Bansos. Jadi gimana kami nasabah BRI ini? Kok jadi susah kami mendapat layanan baik dari BRI sekarang,” keluhnya.

BACA JUGA..  Ratusan Siswa SMKS Martabe dan SMAN 2 Plus Sipirok Sudah Divaksin

Sementara itu, petugas Satpam BRI Lapangan Segitiga Lubukpakam, Eko saat ditanya kapan nasabah BRI bisa urus yang ATM kadaluarsa, dia tak dapat memberikan jawaban pasti.
“Enggak tau pak. Kami sekarang sudah kewalahan melayani masyarakat yang ngambil Bansos. Ramai terus tiap hari dari pagi subuh sudah antri,” pungkasnya.

Terkait hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Strategi Kabupaten Deliserdang Indra Prasetyo berkomentar, apapun masalahnya yang namanya melayani nasabah itu sudah menjadi kewajiban utama pihak Bank. Baik bank pemerintah maupun swasta.

BACA JUGA..  Tapanuli Selatan Kirim Atlet Lempar Cakram ke PON Papua, Bupati: Selain Bertanding, Kalahkan Ego Sendiri

Karena, katanya, bank itu hidup dari nasabah. Sehingga melayani dengan baik nasabah merupakan kewajiban dan ada SOP yang dipatuhi semua karyawan Bank, termasuk Bank BRI yang merupakan milik pemerintah.

“Biasanya, karyawan bank itu tidak senyum saja saat menyambut nasabah kena SP (Surat Peringatan) dari pimpinan mereka. Maka karyawan bank itu jangan sampai mengecewakan nasabah. Kalau banyak keluhan nasabah, baiknya pimpinan BRI mengambil sikap. Evaluasi para pimpinan KSP BRI cabang Lubukpakam dan Kepala Cabang BRI Lubukpakam agar ada penyegaran kinerja dalam melayani nasabah BRI,” tegas Indra.

BACA JUGA..  Koramil Sunggal Monitor Kegiatan Vaksin Massal 192 Warga

Sementara itu dari amatan di BRI Kantor Cabang Pembantu BRI Lapangan Segitiga Lubukpakam dan Kantor Cabang BRI Lubukpakam, tampak kerumunan warga sejak pagi yang ingin mengambil Bansos dari Pemerintah.

Hermansyah, salah seorang nasabah BRI mengaku sangat kesulitan melakukan urusan di Bank BRI saat ini semenjak ada Bansos yang dicairkan melalui bank pemerintah itu.

“Sekarang mau urusan di Bank BRI ini sudah tak semudah tahun lalu. Semenjak ada penyaluran Bansos, ampun kali kita mau ada urusan di bank. Entah sampai kapan lagi bisa nyaman berurusan di Bank Pemerintah ini,” keluhnya. (asw)

EPAPER