Update Covid-19 di Kabupaten Samosir, Korban Meninggal Dunia Bertambah

oleh -285 views

POSMETROMEDAN.com – Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya warga Samosir yang terpapar Covid-19, seorang perempuan berinjsal MS (34), Kamis (11/08).

Warga Siallagan Pindaraya Simanindo, itu meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Samosir, Rohani Bakara melalui pesan WhatsApp, Rabu (11/08).

Data perkembangan Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir hari per hari ini, Rabu  (11/8/2021), pasien terpapar bertambah 15 kasus baru, 2 sembuh, dan 1 meninggal dunia.

Sejauh ini, dinamika penyekatan oleh Satgas tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan tetap berjalan dengan baik terutama pada pintu-pintu masuk ke Samosir melalui jalur darat dan danau.

“Kiranya apa yang sudah dilakukan secara ketat pada pintu-pintu masuk dapat mencegah masuknya Covid-19 terutama varian terbaru,” imbuh Rohani.

Persentase Bed Occupancy Rate (BOR) pada RSUD dr. Hadrianus Sinaga Pangururan hari ini naik dari 53.33% menjadi 66.6%, dimana tempat tidur terisi sudah mencapai 20 dari 30 yang tersedia.

“Ini juga menjadi perhatian Satgas untuk menyiapkan alternatif penyediaan ruang isolasi terpusat manakala terjadi lonjakan kasus pasien Covid-19 secara serta merta selama pandemi,” ujarnya.

Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir melalui Dinas Kesehatan tengah menyiapkan skenario percepatan vaksinasi di 12 Puskemas untuk menindaklanjuti 50 ribu vaksin yang telah diterima.

BACA JUGA..  Posyandu Diminta Jadi Primadona Warga Tapsel

Harapannya, segera setelah vaksinasi ini dilaksanakan, rantai pasok vaksin berikutnya dari pemerintah juga tersedia sehingga vaksinasi tetap dapat dilaksanakan untuk mencapai target 102.000 penerima manfaat pada 2021 ini.

Rohani menyampaikan, Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir juga mengimbau elemen masyarakat untuk melaksanakan Instruksi Bupati (Inbup) Samosir Nomor 4 Tahun 2021 PPKM Level 3 dan Optimalisasi Pos Komando (Posko) Covid-19 Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 yang mulai berlaku mulai 10 sampai dengan 23 Agustus 2021.

Untuk itu, mari kita sampaikan informasi ini kepada semua masyarakat Samosir di lingkungan kita masing-masing untuk dijadikan pedoman dalam kegiatan sehari-hari selama kurun waktu yang ditetapkan di atas.

Sejauh ini memang, sudah terjalin komunikasi yang baik terkait pemahaman PPKM Level-3 namun perubahan-perubahan minor pada Inbup Nomor 4 Tahun 2021 perlu juga diketahui para pihak terkait untuk dilaksanakan selama tenggat waktu yang ditetapkan.

“Satgas Covid-19 Kabupaten menyampaikan terima kasih atas dukungan TNI-Polri terutama operasi Yustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan dan kepatuhan terhadap Inbup dan Surat Edaran yang telah dikeluarkan,” katanya.

Rohani melanjutkan, para pihak yang telah turut ambil bagian dalam penanganan Covid-19 serta dampak penyertanya, Satgas Covid-19 tidak lupa menyampaikan terima kasih.

BACA JUGA..  Ratusan Siswa SMKS Martabe dan SMAN 2 Plus Sipirok Sudah Divaksin

“Kiranya semangat upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 tetap terjalin dengan baik untuk tetap menjaga Samosir agar angka kasus dapat turun sampai tingkat terendah dan jika mungkin zero Covid-19,” pungkasnya.

Berikut data perkembangan Covid-19 Kabupaten Samosir:

I. Suspek: 5 orang
II. Probable: 1 orang
III. Kumulatif Kasus Aktif: 285 orang

Data 15 kasus baru yaitu:

1.CFAN (10/08/21), Pr (34 tahun), warga Pasar Pangururan, Kec.Pangururan, status: isolasi mandiri.

2.LN (10/08/21) Pr (58 tahun), warga Hariara Tolu Parsaoran I, Kec.Pangururan, status: isolasi mandiri.

3.BAS (10/08/21) Lk (11 tahun), warga Lumban Lintongpardomuan I, Kec.Pangururan, status: isolasi mandiri.

4.CYEN (10/08/21)  Pr (7 tahun), warga Lumban Lintongpardomuan I, Kec.Pangururan, status: Isolasi Mandiri.

5.BS (10/08/21) Lk (54 Tahun), warga Siogung-Ogung Pangururan, status: Isolasi Mandiri.

6.RES (10/08/21) Lk (9 Tahun), warga Lumban Lintongpardomuan I, Kec. Pangururan, status: Isolasi Mandiri.

7.EL (09/08/21) Lk (50 Tahun), warga Pangaloan Nainggolan, status: Isolasi Mandiri.

8.ER (09/08/21) Lk (42 Tahun), warga Pangaloan Nainggolan, status: Isolasi Mandiri.

9.TL (09/08/21) Pr (26 Tahun), warga Pangaloan Nainggolan, status: Isolasi Mandiri.

10.MHS (11/08/21) Lk (15 Tahun), warga Huta Gurgur Parmonangan Simanindo, status: Isolasi Mandiri.

11.REP (11/08/21) Pr (28 Tahun), warga Silaban Desa Simbolon Purba, status: Isolasi Mandiri.

BACA JUGA..  Percepat Penurunan Stunting, BKKBN Sumut Sosialisasi Pendataan Keluarga di Labura

12.TRMM (11/08/21), Lk (10 Tahun), warga Sigaol Marbun Palipi, status: Isolasi Mandiri.

13.DS (11/08/21), Lk (16 Tahun), warga Dusun II Sigaol Marbun, status: Isolasi Mandiri.

14.YDT (11/08/21), Pr (40 Tahun), warga  Huta Balian Sianjur Mula Mula, status: Isolasi Mandiri.

15.SWS (11/08/21), Lk (10 Tahun), warga Pardomuan Simanindo, status: Isolasi Mandiri.

IV.Kumulatif Sembuh: 1.108 orang
Data 2 sembuh yaitu:

1.EP (30/07/21), Pr (33 Tahun), warga Tamba Dolok Sitio-Tio.
2.Fs (18/07/21), Lk (37 Tahun), warga Desa Garoga Kecamatan Simanindo.

V.Kumulatif Meninggal Dunia: 37 orang

1.MS (05/08/21), Pr (34 Tahun), warga Siallagan Pindaraya Simanindo, Meninggal di rumah saat menjalani Isolasi Tgl 11 Agustus 2021 pukul 05.00 WIB.

VI.Kumulatif kasus 1.430 sejak 2020

Perkembangan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Samosir, Rabu (11/8/2021), total yang telah divaksin di wilayah Kabupaten Samosir sejumlah 31.405 orang.

Jumlah yang sudah tuntas divaksin (dosis 1 + dosis 2) sebanyak 21.161 orang. Jumlah yang belum divaksin dosis 2 sebanyak 10.244 orang.

Persediaan vaksin Rabu, 11 Agustus 2021 di Kabupaten Samosir sebanyak 5.552 vial Sinovac dan 26 vial Aztrazeneca.
Hari ini total pelaksanaan vaksinasi sebanyak 159 orang Dosis 1: 128 orang dan Dosis 2: 31 orang. (sms/gib)

EPAPER