PPKM, Judi Dadu Meriah di Deliserdang, Bandar Ngaku Sudah Setor

oleh -288 views
MERIAH: Judi dadu di kawasan Jalan Beringin Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut berlangsung meriah, Sabtu (31/7/2021).(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak berpengaruh bagi trio bandar judi di Sumatera Utara (Sumut) ini.

Ketiganya nekat membuka judi dadu di kawasan Jalan Beringin Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut, Sabtu (31/7/2021).

Ketiga bandar itu masing-masing, A Kiaw (wanita bertubuh kurus), A Hai dan Nainggolan.

Ketiganya bergantian memutar judi dadu atau yang biasa disebut samkwan.

Pantauan wartawan, judi tersebut beroperasi secara bebas dan terang-terangan di sebuah lahan kosong seluas 1 hektare.

BACA JUGA..  Gelapkan Sepedamotor dan HP, Ikbal Dijebloskan ke Polsek Beringin

Meski hanya main di dalam beberapa gubuk, namun pemain yang datang setiap hari bisa mencapai ratusan orang.

“Ratusan juta setiap hari putarannya bang,” kata sumber POSMETROMEDAN.com di lokasi, Minggu (1/7/2021).

Informasi lain menyebut, lokasi perjudian itu menggunakan 3 shift.

Shift pertama (pagi hingga siang) dikelola oleh bandar A Hai.

“Shift kedua, dari siang sampai sore menjelang malam dikelola Nainggolan yang disebut-disebut sebagai pemilik lokasi,” sebut sumber lain POSMETROMEDAN.com.

Sedangkan shift ketiga (malam hingga subuh), dikelola oleh A Kiaw.

BACA JUGA..  Dua Pencuri Kabel PT Telkom Deliserdang Dipergok Satpam, 1 Masih Diburon

“Sebenarnya lokasi ini sudah berkali-kali didemo dan dilaporkan warga, tapi tetap eksis juga tanpa ada tindakan dari polisi,” tutur pria tambun berkulit sawo matang.

Kepada pemain, trio bandar mengaku sudah setor ke petugas kepolisian.

“Jadi dia nggak takut digerebek. Malah dia (bandar) nantang kalau ada polisi yang berani gerebek hebat,” tegas sumber.

“Pejabat kayak apa pun udah nggak takut dia,” sambungnya.

BACA JUGA..  Perkara Lahan PLTA Batangtoru Dilanjutkan dengan Sidang Lapangan

Lokasi tersebut ramai dikunjungi kalangan pemain dari berbagai jenis usia.

Mirisnya, saat pemerintah memberlakukan PPKM level 4, para pemain tidak mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“PPKM gini malah ramai, mana ada covid sama orang itu,” ketusnya.

Masyarakat sekitar meminta Kapolda Sumut dan Kapolresta Deliserdang memberangus tempat itu.

“Tangkap bandarnya, biar nggak lantam kali muncungnya,” pungkasnya.(tim)    

 

 

 

 

 

 

EPAPER