Dua Pencari Sarang Walet Tewas Jatuh ke Jurang

oleh -156 views
JASAD: Warga sekitar melihat jasad kedua korban.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Dua orang pencari sarang walet di Aceh Barat bernasib tragis. Keduanya jatuh ke jurang sedalam 150 meter dan ditemukan tewas di kawasan Desa Tanoh Mirah, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat.

Mereka yakni Dedi (35) warga Desa Blang Dalam Bulutung, Kecamatan Geumpang 2, dan Irwan (32 ) warga Desa Geumpang Kene, Kecamatan Geumpang 1, Kabupaten Pidie, Aceh.

“Dua korban meninggal dunia diduga usai terjatuh ke jurang. Mereka pencari sarang walet,” kata Koordinator Basarnas Pos Meulaboh Budi Darmawan, Selasa (17/8/2021).

Budi menjelaskan, korban meninggal dunia setelah sebelumnya berupaya masuk ke dalam jurang pada Minggu (15/8/2021) sore sekira pukul 15.00 WIB untuk mencari sarang walet.

Irwan berusaha turun ke dalam jurang menggunakan tali, namun ternyata ketika korban masuk ke dalam jurang, tali yang digunakan tidak sampai ke dasar sehingga kemudian korban Irwan terjatuh dari ketinggian.

Sedangkan rekan korban lainnya Dedi yang mengetahui rekannya terjatuh, berupaya memberikan pertolongan. Namun kemudian Dedi juga terjatuh ke dalam jurang.

Mengetahui dua rekan mereka terjatuh ke dalam jurang, keempat rekan korban lainnya berusaha naik ke atas guna meminta pertolongan kepada masyarakat yang berada di pemukiman terdekat.

Petugas Basarnas Pos Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat yang mengetahui adanya kejadian tersebut pada Senin siang berupaya terjun ke lokasi guna melakukan evakuasi terhadap kedua korban.

Namun kemudian kedua pencari sarang burung walet tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan kemudian petugas berupaya melakukan evakuasi keduanya menggunakan tali.

“Sekitar pukul 14.10 WIB tim tiba di lokasi dan langsung mempersiapkan peralatan untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Tim melakukan penurunan pertama untuk mengevakuasi korban dengan teknik rappeling,” ujarnya.

Dari proses evakuasi itu, tim baru berhasil menaikkan korban pertama ke atas sekitar pukul 17.00 WIB. Sementara korban kedua, baru berhasil dievakuasi satu jam kemudian.

“Kedua korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. Proses evakuasi ini juga turut dibantu oleh masyarakat Sungai Mas,” kata Budi.(bbs/ras)

 

 

 

 

 

EPAPER