Beli Durian Pakai Upal, Pria Keriting Dicekik

oleh -123 views
DITANGKAP: Pria kriting ditangkap warga saat membeli durian menggunakan uang palsu.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Seorang pria berambut keriting nyaris diamuk massa di tempat penjualan durian, kawasan Jalan Ngumban Surbakti, Medan.

Pasalnya, pria ini ketahuan membeli durian dengan mengunakan uang palsu (Upal).

Pengungkapan peredaran upal dan pengamanan pelaku beredar luas di media sosial, Senin (23/8/2021).

Tampak beberapa warga geram hingga mencekik dan menjambak pelaku.

Bahkan, di rekaman video itu, salah seorang warga memperlihatkan uang palsu pecahan senilai Rp10 ribu.

Tak hanya itu saja, sebagian uang yang dibuang pelaku ke semak-semak, juga diperlihatkan seorang warga.

Bahkan, ada seorang warga menginterogasi pelaku dengan mencekit dan menjambak rambut pelaku, guna untuk mengetahui tempat penyimpanan uang palsu yang disimpan pelaku.

“Banyak lagi? banyak lagi nggak di sini? jongkok, jongkok kau,” ujar seorang warga yang mengenakan helem dan jaket serta celana pendek warna merah.

Sementara, pelaku pengedar uang palsu tersebut berkilah dan mengatakan tidak ada lagi uang palsu yang disimpannya.

“Nggak ada lagi bang,” ujar pelaku.

Selanjutnya, ketika diinterogasi, terlihat seorang pria yang mengenakan baju merah dan celana panjang warna hitam yang digulung, sedang memegang borgol dan mencoba memasangkan borgol ke pelaku.

Sementara, suara-suara sumbang warga yang terdengar dari video tersebut, mengatakan untuk menahan pelaku pengedar uang palsu tersebut dan memberi saran untuk tidak menghakimi.

“Kasih-kasih borgolnya. Tahan aja bang, jangan dihakimi bang,” ujar suara-suara sumbang warga yang ada di lokasi tersebut.

Memang, tampak sejumlah warga lelaki yang mengerumuni pelaku tersebut di video yang beredar itu.

Namun, dari beberapa warga tersebut, belum diketahui pasti pemilik borgol yang dipasangkan ke tangan pelaku.

Bahkan, sampai berita diturunkan redaksi, belum diketahui identitas pelaku dan motif dari pelaku menyimpan dan menggunakan uang palsu tersebut.(idz/ras)

 

EPAPER