Atasi Banjir, Pemko Medan Akan Rubah Pintu Air Kanal 

oleh -157 views

POSMETROMEDAN.com – Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan merubah pintu air Kanal yang terletak di kawasan Kecamatan Medan Johor. Hal itu dilakukan agar debit air dari subgai Deli bisa tertampung untuk mengatasi banjir di Kota Medan.

Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Koya Medan, H Benny Iskandar ST, MT saat ditemui di kantor Wali Kota, Jumat (20/8).

“Sesuai intruksi Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution, tahun depan sudah dipastikan akan dilakukan perubahan pintu air kanal. Sehingga pintu air kanal akan diturunkan dan limpahan air dari hulu bisa masuk ke kanal yang sekarang ini kosong. Jadi, air pun tak masuk ke kota Medan lantaran debit air yang mengalir di subgai Deli lebih kecil,” ujarnya.

BACA JUGA..  12 Direksi di Tiga PUD Medan Lulus Seleksi

Menurut Benny lagi, dirinya memastikan jika penggendalian banjir yang wewenangnya sepenuhnya di tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) prosesnya akan berjalan di tahun 2022. Sebab, alat-alatnya sudah dipesan oleh PUPR.

“Sejauh ini alat-alat untuk mengatasi banjir sudah dipesan PUPR. Jadi, tahun depan tinggal pengerjaan untuk mengatasi aliran sungai Bedera dan sungai Deli serta membuka pintu kanal agar Medan terhindar dari banjir kiriman lagi,” bebernya.
Selain itu, Benny mengatakan proses penggerjaan Medan Kitchen of Asia atas bantuan PUPR untuk merevitalisasi sesuai kawasan juga akan berjalan. Bahkan, secara fisik bakal berubah total.

BACA JUGA..  Gelar Vaksinasi Massal, Masyarakat Sumut Apresiasi Akabri 98

“Ini yang kita rencanakan sesuai intruksi Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution juga sudah pasti berjalan di awal bulan Januari mendatang. Karena, program ini sudah tender di kementerian. Bahkan, Kesawan dari segi fisik, trotoar dan jalan kawasan ini akan berubah. Selain itu, kondisi kabel di sana juga akan diturunkan letaknya,” jelasnya seraya menambahkan, revitalisasi ini juga mulai dikerjai di Jalan Pemuda dan Istana Maimun.

BACA JUGA..  Kurangi Angka Kemiskinan, Perda 5/2015 Wajib Diterapkan Diterapkan

Mengenai kondisi infrastruktur kota Medan, Benny juga menyebutkan, dalam 2 tahun ke depan dipastikan akan tuntas. “195 persen kondisi jalan kota sudah teratasi dengan baik di tahun 2022 dan 2023. Serta drainase kota diperkirakan 90 persen juga bisa teratasi. Karena, kondisi drainase kita terkonek langsung ke sungai. Ini yang menjadi masalah. Meski begitu, dengan bantuan PUPR dan BWS, mudah-mudahan bisa teratasi 100 persen aliran drainase kota yang terkonek ke sungai,” tandasnya. (ali)

 

EPAPER