Jual Anak Kandung untuk Layanan Seks, Ibu Divonis 4 Tahun Penjara 

oleh -123 views

POSMETROMEDAN.com -Majelis hakim diketuai Denny Lumbantobing menghukum Hanita Sari Nasution dengan pidana penjara 4 tahun. Ibu rumah tangga (IRT) ini, terbukti bersalah menjual anak kandungnya, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (21/7).

Dalam amar putusannya, terdakwa warga Jalan Bhayangkara Medan Tembung bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Menjatuhkan terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun, denda Rp120 juta subsider 3 bulan kurungan,” katanya.

BACA JUGA..  Mertua Perkosa Menantu Yang Tengah Tertidur Pulas

Menurut majelis hakim, adapun yang memberatkan karena perbuatan terdakwa dilakukan pada anak kandungnya sendiri. “Sementara yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya, dan belum pernah dihukum,” ucap Denny.

Atas putusan tersebut, terdakwa maupun jaksa penuntut umum (JPU) Chandra Naibaho kompak menyatakan terima. Vonis ini, sama (conform) dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho.

Diketahui, kasus ini bermula pada Januari 2021 lalu. Terdakwa Hanita Sari Nasution (HSN) didatangi oleh lelaki hidung belang yang mencari jasa pelayanan seks.

Kemudian terdakwa mengarahkan korban yang merupakan anak kandung terdakwa untuk melayani nafsu lelaki  tersebut di mana terdakwa memperkerjakan korban sebagai pekerja seks sudah berjalan selama 7 tahun.

BACA JUGA..  Anggota TNI AU Bonyok Dikeroyok di Klambir V, 5 Orang Diamankan

Kemudian terdakwa dan lelaki tersebut sepakat tarif jasa pelayanan seks yang dilakukan oleh korban sebesar Rp350.000, kemudian terdakwa dan korban bersama lelaki tersebut pergi menuju Hotel Red Doorz Jalan Dahlia, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

Setelah masuk ke dalam salah satu kamar hotel lalu lelaki tersebut menyerahkan uang sebesar Rp350.000 sebagai upah pelayanan jasa seks kepada korban yang diterima oleh terdakwa.

BACA JUGA..  Sempat Ditahan Malaysia, 10 Nelayan Asal Deliserdang Dipulangkan

Kemudian terdakwa ke luar dari kamar hotel dan menunggu korban yang sedang melayani lelaki di lobi hotel. Namun, pada saat terdakwa sedang menunggu, datang petugas kepolisian Polrestabes Medan melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Kemudian petugas kepolisian Polrestabes Medan menemukan serta menyita barang bukti uang sebesar Rp350.000 dari terdakwa yang diakui oleh terdakwa adalah uang yang diterima terdakwa dari lelaki hidung belang sebagai pembayaran tarif jasa pelayanan seks. (pmg/gib)

EPAPER