Terjadi di Langkat, Pergoki Maling, Pasutri Sekarat Dibacoki

oleh -66 views
DIRAWAT : Mariani dirawat di rumah sakit usai dibacoki perampok.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Penganiayaan sadis terjadi di Langkat. Pasangan suami istri (Pasutri) sekarat dibacoki usai memergoki maling beraksi di rumah mereka, Minggu (23/5/2021) sekira pukul 03.30 WIB.

Informasi diperoleh, dinihari itu Didik Setiawan (35) terbangun dari tidurnya karena mendengar suara mencurigakan di ruang tamu rumahnya. Pria ini lantas keluar dari kamar.

Namun baru beberapa langkah Didik disambut pukulan oleh pelaku. Baku hantam pun terjadi.

Tak sanggup melawan dengan tangan kosong, pelaku lari ke dapur dan mengambil parang. Berikutnya dia menyerang korban dengan membabi buta.

BACA JUGA..  Mayat Pria 40 Tahun Ditemukan di Sawah Pantai Labu

Akibat serang itu, Didik mengalami luka robek di kepala bagian depan, pelipis sebelah kiri, bahu kiri, tangan sebelah kiri dan perut bagian bawah.

Begitu korban roboh, pelaku menghampiri istri korban, Mariani (36) di dalam kamar. Sama seperti sang suami, Mariani yang terbangun mendengar adanya keributan, ikut dibacoki pelaku.

Akibatnya wanita ini mengalami luka pada kepala bagian belakang, dagu, serta tangan kanan/kiri luka robek. Usai melukai kedua korban, pelaku kabur lewat jendela.

BACA JUGA..  Dua Eks Petinggi PPP Divonis 4 Tahun 6 Bulan Bui

Kericuhan di rumah Didik dan teriakan histeris Mariani ternyata di dengar Jamel, adik Mariani yang tinggal di depan rumah korban. Jamel bahkan sempat mengintip dari kaca nako jendela luar.

“Saya sempat mengatakan, bang kenapa memukul kakak ku,” sebut Jamel.

Setelah keluar rumah dengan membuka pintu dapur, Didik langsung menjumpai Jamel. Korban yang penuh luka, langsung memberitahu Jamel kalau kakaknya terluka di kamar.

Kejadian ini sontak menghebohkan pihak keluarga dan warga sekitar Dusun III, Batang Mergang, Desa Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat.

BACA JUGA..  Kinerja 100 Hari Bobby Nasution Tuai Apresiasi

Berikutnya dengan dibantu beberapa warga, kedua korban dilarikan ke RS Tanjung Pura. Karena luka korban cukup parah, berselang lima jam kemudian Didik dan Mariani dirujuk ke RS Putri Bidadari di Kecamatan Wampu, Langkat.

Kasus perampokan ini sudah ditangani pihak Polsek Tanjung Pura. Petugas telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi. Hal itu diungkap Kasubbag Humas Polres Langkat, Iptu Alihot Lubis.(bbs/ras)

 

EPAPER