Pria Beristri Cabuli Pengasuh Anaknya, Seorang Gadis Dibawah Umur

oleh -115 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Tidak tahan melihat kemolekan tubuh pengasuh anaknya, seorang pria beristri cabuli gadis dibawah umur.

Akibat aksi bejatnya, pria berusia hampir setengah abad (48 tahun) itu dibekuk Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Mapolsek Medan Sunggal.

Penangkapan ini dilakukan usai orang tua korban berinisal SM (35) warga Kelurahan Kwala Bekala, melaporkan kejadian pencabulan yang dialami oleh anak kandungnya berusia 14 tahun,  yang diduga dilakukan oleh SS.

BACA JUGA..  Tak Pakai Masker, 10 Masyarakat Dihukum Push up

Peristiwa berawal dari rumah terduga di Jalan Bunga Sedap Malam, Kelurahan Sempakata. Saat itu korban yang merupakan pengasuh dari anak tersangka (SS) sedang memberikan susu formula kepada anak tersangka.

Diduga gak tahan dengan kemolekan tubuh korban, SS langsung mendekati Bunga. Disana SS langsung melakukan pencabulan terhadap korban karena situasi saat itu rumah sedang sepi. Kejadian tersebut, Minggu (21/2) pukul 09.00 wib.

BACA JUGA..  Bangun Benteng Cegah Rob, Walkot Ingin Warga Kampung Nelayan Bersuka Cita Rayakan Idul Fitri

Sejak kejadian tersebut, korban menunjukan perubahan sikap terhadap orang tuanya.

“Sehingga mengundang kecurigaan dari orang tuanya dan saat ditanyakan, korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada ibu kandungnya yang akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal pada 2 April 2021,” Ucap Kanit Reskrim Mapolsek Medan Sunggal, AKP Budiman, Senin (3/5/2021) sore.

Setelah penyidik PPA berhasil mengumpulkan dan mendapatkan alat bukti, terduga tersangka SS berhasil diamankan, umat (30/04/2021) di rumahnya tanpa perlawanan.

BACA JUGA..  3 Hari Jelang Lebaran, THR & Dana Sertifikasi Guru Sumut Belum Cair

“Saat ini, tersangka kita tahan di RTP Polsek Sunggal dan kita persangkakan melanggar pasal 81 ayat (2) subs pasal 82 ayat(1) Jo Pasal 76 E UU RI No. 35 Th. 2014 tentang perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.” Pungkas Budiman. (oki)

EPAPER