Permisinya ke Warnet, Rupanya Mandi Sungai, Bocah SD Tewas Hanyut

oleh -151 views
PENCARIAN : Tim gabungan melakukan pencarian terhadap bocah yang tewas tenggelam.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Dilaporkan hanyut, seorang bocah SD ditemukan mengambang tak bernyawa di aliran Sungai Padang, Kelurahan Tambangan Hulu Kecamatan Padang Hilir, Tebingtinggi, Selasa (4/5/2021).

Informasi diperoleh, musibah ini bermula saat korban Bagus Saragih (7) mandi-mandi bersama lima temannya pada Senin (3/5/2021) sore. Saat asik mandi, Bagus dan 2 temannya terbawa arus sungai alias hanyut.

Mengetahui ada bocah hanyut, seorang remaja bernama Izal (17) langsung berupaya menolong. Namun meski telah berusaha keras, Izal hanya mampu menyelamatkan dua bocah. Sedangkan Bagus terlanjur hilang ‘ditelan’ sungai.

BACA JUGA..  Diduga Frustasi, Boru Pasaribu Terjun ke Laut, Jasadnya Terapung

Hanyutnya Bagus langsung diberitahu kepala warga sekitar dan diteruskan kepada pihak kepolisian. Atas laporan tersebut, Kapolres Tebing Tinggi AKBP Agus Sugiyarso dan Kapolsek Rambutan bersama tim inafis Polres Tebing Tinggi dan personel mendatangi lokasi, lalu bersama warga melakukan penyisiran aliran sungai.

Namun akibat kendala kurangnya penerangan, pencarian yang juga melibatkan Tagana Tebing Tinggi terpaksa dihentikan sekira pukul 22.30 WIB.

BACA JUGA..  Stres Ditinggal Istri, Siregar Bakar Diri

Pagi harinya, Selasa (4/5/2021) pencarian kembali dilanjutkan. Kali ini pencarian melibatkan tim SAR. Beberapa jam melakukan penyisiran, siang harinya, Bagus akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa.

“Posisi korban kami temukan mengapung dalam kondisi telungkup. Jaraknya dengan titik hilang kurang lebih tiga kilometer,” ujar Ketua Tagana Imam Ansyori, Selasa (4/5/2021).

Selanjutnya, jenazah dibawa ke daratan dan dipindahkan ke ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso turut mengangkat kantong jenazah korban untuk proses evakuasi.

BACA JUGA..  Malam Takbir Berujung Duka, Warga Tebingtinggi Nekat Gantung Diri

Sebelumnya, ibu korban, Naomi br Marpaung (36) mengaku dirinya mengetahui anak bungsunya hanyut setelah mendengar informasi dari tetangga.

Sore itu juga Naomi berlari ke pinggir sungai untuk memastikannya dan menanyakan hal ini kepada anaknya ketiga, Rafi (8) yang turut mandi di sungai tersebut. Istri Parlindungan Saragih ini mengungkap, saat hendak keluar rumah, korban permisi pergi main game ke Warnet.(bbs/ras)

EPAPER