Baby Sitter Muda Pasrah Diperkosa Majikan

oleh -707 views
APIT : Petugas Polsek Sunggal mengapit SS (baju orange) usai ditangkap.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Kejadian memilukan dialami seorang baby sitter (pengasuh anak) berusia muda. Belia berusia 14 tahun ini diperkosa majikannya usai membuatkan susu buat anak sang majikan.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi SIK MH melalui Kanit Reskrim, AKP Budiman Simanjuntak SE MH, membenarkan adanya kasus pencabulan tersebut.

Disampaikan, kini pihaknya telah mengamankan majikan korban berinisial SS (48), penduduk Kelurahan Sempakata. Penangkapan dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan orangtua korban, SM (35) warga Kelurahan Kwala Bekala Medan.

“Peristiwa (pencabulan) itu terjadi Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 09.00 WIB, TKP nya di rumah tersangka,” ujar Budiman, Selasa (4/5/2021).

BACA JUGA..  KABAR DUKA : Ustad Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Dijelaskan, korban berada di rumah tersangka karena bekerja sebagai penjaga (pengasuh) anak tersangka. Saat kejadian, di rumah hanya ada tiga orang yakni korban, tersangka dan anak tersangka yang masih kecil.

Setelah membuatkan minuman susu untuk anak tersangka, di situlah tersangka langsung melakukan perbuatan bejatnya. Korban yang tak berdaya, hanya bisa pasrah dengan musibah yang menimpanya.

Korban yang masih anak dibawah umur ini, juga tidak berani menceritakan kepada orang tuanya terkait musibah yang telah menimpanya. Sehingga sampai berbulan-bulan kejadian itu tidak terungkap.

BACA JUGA..  Curanmor, 4 Pria Diamankan ke Polsek Pinangsori

Dua bulan berlalu akhirnya kejadian yang menimpa korban terbongkar. Orang tua korban menaruh kecurigaan kepada putrinya yang sikapnya berubah.

Sehingga orang tua korban lalu bertanya apa alasan perubahan sikap korban. Korban yang tak bisa mengelak, terpaksa menceritakan musibah yang menimpanya.

Selanjutnya orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal.

BACA JUGA..  DPD BAPERA Deliserdang Berbagi Berkah Ramadhan, Kiki Sembiring: Kita Harus Peduli

“Terbongkar nya kejadian itu, (2/4/2021), disitu juga orang tua korban membuat laporan ke Polisi. Setelah hasil pemeriksaan PPA dan mendapatkan alat bukti, tersangka langsung kita tangkap di kediamannya pada, Jumat (30/4/2021),” ungkap Budiman.

Ditambahkan, kepada tersangka di persangkakan melanggar pasal 81 ayat (2) subs pasal 82 ayat(1) Jo Pasal 76 E UU RI No. 35 Th. 2014 tentang perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(bbs/ras)

EPAPER