Poldasu Amankan Oknum Polsek Sunggal Bersama Barang Bukti 1 Kg Sabu

oleh -205 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Sudit II Dit Narkoba Polda Sumut menangkap oknum polisi yang bertugas di Unit Reskrim Polsek Sunggal atas kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 1 kg. Penangkapan tersebut bermula dari diamankannya 2 orang yang diduga kaki tangan dari tersangka.

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol. Hadi Wahyudi melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan dikonfirmasi, Kamis (29/4) menjelaskan, pengungkapan tindak pidana narkotika melibatkan oknum anggota Polri Brigadir WSS dilakukan dua hari dengan penyamaran, yakni 22 dan 23 April 2021 di Jl.Soekarno Hatta, Kel.Timbang Langkat, Kec. Binjai Timur, Kota Binjai tepatnya di depan Binjai Super Mall.

Dua tersangka lainnya, MPM alias Antonius, 39 (pedagang), warga Jl.Udara Gg.Rukun, Kec.Berastagi, Tanah Karo dan P alias Gendut, 26 tahun (petani) warga Jl.Gunung Lauwser Tanah Merah, Kec.Binjai Selatan, Kota Binjai.

BACA JUGA..  Tak Pakai Masker, 10 Masyarakat Dihukum Push up

Barang bukti yang diamankan terdiri, sabu-sabu 1 Kg dibungkus plastik merek Guanyiwang warna kuning, HP merk OPPO milik MPM alias Antonius, satu HP VIVO milik P alias Gendut, HP Samsung milik P alias Gendut, sepeda motor Revo BK 4519 AEY, HP merk OPPO milik Brigadir WSS dan mobil Avanza BK1217 CA milik Brigadir WSS.

Disebutkan, pada Kamis (22/4) malam pukul 23:00 di Jl.Soekarno Hatta, Kel. Timbang Langkat, Kec.Binjai Timur dilakukan penangkapan terhadap P alias Gendut dan MPM alias Antonius dengan barang bukti 1 Kg sabu-sabu.

Interogasi awal, keduanya mengaku sabu-sabu diperoleh dari Brigadir WSS. Kemudian, Jumat (23/4), Kanit I Subdit II Dit Resnarkoba Poldasu berkoordinasi dengan Sat Res Narkoba Polrestabes Medan melakukan penangkapan terhadap Brigadir WSS dan melakukan  penggeledahan tempat tinggalnya di Jl. Maju Raya, Kel. Kuala Bekala, Kec. Medan Johor.

BACA JUGA..  Jelang Lebaran, Dir Lantas Poldasu Cek Penyekatan Perbatasan Provinsi

Namun dari kediaman tersangka tidak ditemukan barang bukti lainnya, dan hasil tes urinenya negatif.

Sementara, berdasarkan pengakuan Brigadir WSS, sabu-sabu diperoleh dari informan berinisial ZUL (DPO) sekira pertengahan Januari 2021. Setelah diterima, sabu-sabu disimpannya dengan cara ditanam di belakang rumah orang tuanya di Jl. Gunung Lauser, Kel. Tanah Merah, Kota Binjai.

Sekira Maret 2021 Brigadir WSS menyuruh keponakannya P alias Gendut mencari pembeli. “Ketika itu sudah dua kali gagal untuk transaksi,” sebut Kombes Hadi Wahyudi.

Kemudian, Kamis 22 April 2021 Brigadir WSS menyerahkan lagi sabu-sabu kepada  P alias Gendut di belakang Binjai Super Mall, setelah adanya pembeli yang sepakat dengan harga Rp450 juta cash. Saat itulah tersangka P alias Gendut ditangkap bersama rekannya MPM alias Antonius.

BACA JUGA..  Bhayangkari Cabang Polrestabes Medan Anjangsana ke Panti Asuhan Takaful 

Dalam gelar perkara, Senin (26/4) sore disimpulkan bahwa Brigadir WSS dan dua tersangka lainnya telah cukup unsur melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Tindaklanjutnya, penyidik melakukan pengembangan jaringannya dan mencari teraangka ZUL (DPO), melakukan analisa HP para pelaku, dan kordinasi dengan Bid Propam dan Polrestabes Medan. (gib)

EPAPER