Penipuan Melalui Handphone, 3 Napi Kuras Boru Sihombing Rp 25 Juta

oleh -212 views
PERIKSA : Penyidik Polresta Deliserdang memeriksa salahsatu pelaku.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Tiga pelaku penipuan modus ngaku keluarga sedang kesusahan ditangkap Satreskrim Polresta Deliserdang. Dua di antaranya napi di Rutan Sidikalang.

Kasatreskrim Polresta Deliserdang, Kompol M Firdaus mengatakan pelaku berinisial DPU warga dan 2 orang narapidana FS dan KCM. Sedangkan korbannya, Roida Sihombing (35) warga Lubukpakam.

Dalam laporannya, Roida mengaku tertipu Rp25 juta. Bermula ketika dirinya menerima telepon dari seseorang mengaku sebagai adiknya pada 16 Desember 2020.

Dalam pembicaraan telepon tersangka DPU mengaku sebagai adik korban, menyebut sedang dirawat di rumah sakit akibat diamuk massa. Dia dihajar atas tuduhan mencuri uang Rp 14.500.000 dan emas seberat 15 gram.

BACA JUGA..  Bibit dari Pancurbatu, Petani Tanam 50 Batang Ganja 

Selanjutnya pelaku meminta dikirimkan Rp25 juta sebagai tebusan supaya dibebaskan. Pelaku meminta uang dikirim ke bank BNI atas nama Desmin Parsaroan Ujung.

Percaya, korban lantas mengirimkan uang tersebut melalui proses 8 kali transfer. Roida baru sadar tertipu setelah bertemu saudaranya, Bangun Marpaung.

Dari Bangun diketahui bahwa adik korban sedang berada di Palembang. Mendapat laporan pengaduan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan.

BACA JUGA..  Kerja Cepat, Polsek Kota Pinang Ringkus 4 Pencuri Dump Truk 

Hasilnya, Kamis (8/4/2021) pelaku berhasil ditangkap di Kecamatan Sidikalang, Dairi.

“Tim langsung membawanya ke Mapolresta Deliserdang,” ujarnya.

Dari hasil interogasi diketahui DPU merupakan napi yang bebas asimilasi dari Rutan Kelas II B Sidikalang baru-baru ini. Saat menjalankan aksinya, DPU masih menjalani hukuman di Rutan Sidikalang.

Dia dibantu 2 rekannya yang masih dipenjara yaitu FS alias KCM.

“DPU dijerat melanggar pasal 378 KUHPidana. Barang bukti yang diamankan, rekening koran tabungan dan KTP tersangka DPU, serta rekening koran tabungan korban,” ujar Firdaus.

BACA JUGA..  Kerja Cepat, Polsek Kota Pinang Ringkus 4 Pencuri Dump Truk 

Polisi hingga kini, menyelidiki dari mana napi tersebut mendapatkan handphone untuk menipu korban.

Terhadap 2 Napi yang masih menjalani hukuman juga dikenakan pasal penipuan. Mereka akan mempertanggung jawabkan perbuatanya, setelah menjalani masa hukuman.

“Setelah habis menjalani hukuman yaitu Bestam (Bebas tampung),” tutup Firdaus.(*/ras)

 

EPAPER