KNPI Medan Denai Berbagi Takjil & Masker Gratis

oleh

POSMETROMEDAN.com – Pengurus KNPI Kecamatan Medan Denai bagi–bagi takjil dan masker kepada Pengendara dan warga di ruas Jalan Pasar Merah depan Masjid Al Hasanah, Jumat (23/4) sore.

Sejumlah pengurus dan anggota KNPI sibuk mempersiapkan takjil yang akan dibagikan. Tepat Pukul 17.30 WIB, kegiatan pembagian takjil mereka mulai dan membagi-bagikan kepada Pengguna Kendaraan yang saat itu sedang berhenti di ruas Jalan.

Organisasi bercirikan baju warna biru bersama OKA, OKI dan Ormas lain turut membagi–bagikan makanan dan minuman dengan iklas dan tulus. Meski sedikit menganggu arus lalu lintas, namun para pengendara kendaraan merasa senang dan bersyukur dengan kegiatan KNPI tersebut.

BACA JUGA..  Hari Pertama Pemutihan Pajak Kendaraan, Kantor Samsat di Sumut Dipadati Masyarakat

“Asyik mas, senang. Alhamdulilah saya dapat takjil. Jadi kalau waktunya pulang pas buka puasa, saya tidak perlu buru–buru ke rumah. Kan di sini saya sudah dapat takjil, minimal bisa untuk membatalkan puasa bila waktunya berbuka puasa tiba,” kata sapah seorang pengendara yang mengaku bernama Tari.

Ardiansyah Nasution selaku Ketua KNPI Kecamatan Medan Denai menuturkan, pembagian ratusan takjil dan masker gratis ini sebagai bentuk kepedulian dan berbagi sesama umat muslim di bulan buci Ramadan.

BACA JUGA..  Nama Bobby Nasution dan Rico Waas Dicatut, PBG Tak Kunjung Terbit, Rp93 Juta Melayang

”Inilah bentuk kepedulian KNPI Kecamatan Medan Denai dalam bulan Ramadan yaitu pembagian takjil. Semoga dengan adanya pembagian takjil ini, pengendara dan warga yang melintas, dimana tidak sempat berbuka puasa di rumah, bisa memanfaatkan takjil ini,” jelas Ardiansyah.

Dijelaskannya pula, tujuan dari pembagian takjil ini untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas semua kenikmatan yang diberikan, karena masih diberikan kesempatan untuk menjalani ibadah puasa di tahun ini. ”Tujuan lain untuk mempererat tali silahturahmi dalam Keorganisasian maupun dalam bermasyarakat dan meningkatkan rasa kepedulian antar sesama umat manusia,” terangnya.

BACA JUGA..  Ranperda Sistem Kesehatan Diajukan untuk Jawab Kebutuhan Masyarakat

Dijelaskannya lagi, bahwa takjil bukan hidangan untuk berbuka puasa, melainkan kegiatan menyegarkan untuk menyelesaikan ibadah puasa atau membatalkan puasa dengan memakan sesuatu. (ali)