Marah Ibu Dicekik, Nababan Bunuh Abang

oleh -3.215 views
BUNUH : S. Nababan (kiri) membunuh abangnya Ambronsus Nababan.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Marah melihat ibu dicekik, seorang adik nekat menghabisi nyawa abang kandungnya dengan cara memukuli kepala korban pakai kayu. Pelaku menyerahkan diri usai kejadian.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (10/3/2021) kemarin sekira pukul 18.30 WIB di Dusun Pangaloan Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara.

Kapolres Taput, AKBP M Saleh melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan, pelaku pelaku berinisial S.Nababan (18).

Sedangkan korban, Ambronsus Nababan (34). Korban tewas setelah 6 kali dipukul di bagian kepala.

Dijelaskan, peristiwa terjadi di rumah orang tua mereka.

BACA JUGA..  Diskotik Sky Garden Disegel, Pemilik Terus Diburu

“Dari hasil pemeriksaan yang kita peroleh dari saksi maupun tersangka, kejadian tersebut berawal ketika Ambronsus mendatangi ibunya, Fine Tampubolon (61) ke rumahnya dengan marah-marah tanpa sebab,” ujar Walpon kepada wartawan, Kamis (11/3/2021).

Saat itu S di rumah bersama abang kandungnya, Swandi Nababan (22). Pun begitu, Ambronsus tidak peduli dengan keberadaan kedua adiknya tersebut.

Korban mencekik dan hendak menusuk ibunya pakai gunting yang sudah dipersiapkan.

“Melihat hal tersebut, S menangkap korban dan melarang serta membawa ibunya keluar rumah. Namun korban masih berusaha untuk mengejar ibunya, sehingga S tidak terima dan langsung mengambil kayu dari samping rumahnya dan memukul kepala korban sebanyak 6 kali hingga korban terkapar dan tewas di tempat,” jelasnya.

BACA JUGA..  Anak Delitua Membusuk di Perkuburan Cina

Setelah korban tewas, tersangka langsung menyerahkan diri ke Polsek Siborongborong.

“Korban, tersangka dan saksi Suheri adalah abang beradik kandung. Anak dari Fine Tampubolon dan ayahnya Arli Nababan. Namun saat kejadian ayahnya tidak berada di rumah karena masih di kebun,” kata Walpon.

“Dari keterangan yang kita peroleh dari saksi-saksi yang lain, bahwa korban memang selama ini jahat sama orang tuanya dan bahkan sering mengancam-ancam serta memarahinya,” sambungnya menjelaskan.

BACA JUGA..  Pukul Warga Rantauprapat, Oknum Ormas Medan Diciduk 

Diterangkan, bahwa rumah korban dengan ibunya berdekatan. Korban sudah menikah serta memiliki dua orang anak. Sedangkan tersangka dan abangnya Suheri Nababan masih satu rumah dengan orang tuanya karena masih lajang.

“Kita sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti serta membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Sedangkan tersangka sudah kita amankan di Polsek Siborongborong guna kepentingan penyidikan,” tandasnya.(bbs/ras)

EPAPER