Gasak Emas & Ribuan Uang Ringgit, Residivis Pencurian Didor

oleh -1.470 views
INTEROGASI : Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin (kanan) menginterogasi tersangka maling rumah.(MANGAMPU SORMIN/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Seorang residivis kasus pencurian didor personil Unit Reskrim Polsek Medan Timur. Darinya petugas menyita barang bukti kereta dan sejumlah barang elektronik.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin didampingi Kanit Reskrim, Iptu ALP Tambunan menyebutkan penangkapan bermula dari adanya laporan korban Sahlun Nasution.

Dalam laporannya, korban mengaku rumahnya di Jalan M Yacub, Gang Haji Abdullah, Medan Perjuangan, dibobol kawanan maling saat ditinggal pergi.

“Korban kehilangan satu cincin emas mata hijau 1,16 Gram, 1 liontin dan anting emas 8,55 Gram, 1 cincin emas mata pink seberat 7,7 Gram, 1 cincin emas warna warni seberat 8,6 Gram, 2, liontin plus 1 gelang emas total seberat 29 Gam, 1 gelang, 1 kalung, 2 cincin, 1 liontin emas total seberat 103 Gram, 1 unit laptop dan uang ringgit Malaysia sebanyak 4000an Ringgit,” ujarnya.

BACA JUGA..  Diskotik Sky Garden Disegel, Pemilik Terus Diburu

Setelah mendapatkan laporan dari korban, petugas kemudian melakukan penyelidikan untuk mengejar pelakunya.

“Diperoleh ciri-ciri pelaku,” jelas dia.

Dari hasil penyelidikan, kemudian personil menerima informasi tersangka M Fauzi (36) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan Timur sedang berada di Jalan Pasar 9 Tembung, Percut Sei Tuan.

“Kita langsung melakukan penangkapan,” ujar dia.

Hasil interogasi, Fauzi mengaku beraksi bersama rekannya bernama Dircalindu Yunandar Nasution alias Mandra.

BACA JUGA..  Pukul Warga Rantauprapat, Oknum Ormas Medan Diciduk 

Namun saat pengembangan untuk mengejar Mandra dan mencari barang bukti, Fauzi berpura-pura ingin ke kamar mandi.

“Dan berusaha menyerang petugas dengan mencoba merampas senjata api milik petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya,” jelas Arifin.

Masih Kapolsek, Fauzi membagi hasil curian itu kepada Mandra.

“Diperkirakan kerugian korban Rp120 juta. Fauzi mendapatkan hasil curian Rp60 juta. Kemudian uang tersebut dibeli sepeda motor dan sejumlah barang elektronik,” ujar dia.

BACA JUGA..  Polres Labuhanbatu Tangkap Lepas Oknum Ormas Penganiaya Warga

Fauzi merupakan residivis yang pernah ditahan di Polsek Dolok Sanggul.

“Kasus pencurian dengan menjalani hukuman 3 tahun penjara dan bebas tahun 2018,” terang dia.(sor/ras)

EPAPER