4 Pembobol Pengadaian Diciduk,1 Ditembak

oleh -364 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Tekab Reskrim Polsek Medan Timur membekuk 4 pembobolan kantor pengadaian (PT Budi Gadai Indonesia) di Jalan HM Yamin, Kelurahan Sei Kera Kulu, Medan Perjuangan. Seorang diantaranya ditembak, Jumat (26/3/2021) pagi.

Mereka yakni HF (38) warga Jalan Sei Kera, Gang Seri (kaki kanan ditembak), Ir dan Ro (34) keduanya warga Jalan Sei Kera, Gang Aren, Ir serta Ri (25) warga Jalan Gorila, Gang Anyelir, Medan Perjuangan.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Mhd Arifin didampingi Kanit Reskrim Iptu ALP Tambunan mengatakan, selain keempat orang tersebut, pihaknya turut mengamankan MI (38) warga Jalan Marindal Pasar 12, perantara mencari pembeli hasil curian.

Dijelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan tindaklanjut dari laporan pegawai PT Budi Gadai Indonesia, Siti Khotimah. Dalam laporannya, pada Sabtu (20/3/2021) sekira pukul 07.00 WIB, seorang pegawai PT Budi Gadai Indonesia, Awi tiba di kantor.

BACA JUGA..  Polres Labuhanbatu Tangkap Lepas Oknum Ormas Penganiaya Warga

“Awi mendapati pintu kantor sudah terbuka dengan kondisi engsel dan gembok rusak. Saat dicek ke dalam, pintu masuk menuju lantai 2 juga terbuka serta engsel rusak,” ujarnya.

Selanjutnya Awi menuju ke lantai 2 untuk mengecek tempat penyimpanan barang gadaian milik nasabah.

Ternyata sejumlah barang dengan total seratusan juta lebih diantaranya DVR dan HDDD CCTV, 77 HP Android serta iPhone, 21 laptop dan daftar merk dan jenis barang-barang telah raib.

Awi selanjutnya melapor ke pimpinan. Oleh pimpinan, Siti diberi kuasa untuk membuat laporan ke polisi.

BACA JUGA..  Gelapkan Sepmor Pegawai Pengadilan Agama, 5 Pria Diciduk Polsek Lubuk Pakam

“Setelah menerima laporan, kita melakukan cek lokasi. Dari rekaman CCTV di seputaran lokasi kejadian dipastikan pelaku 4 orang. Kita lantas menyelidiki keberadaan para pelaku,” jelasnya.

Kamis (25/3/2021) sekira pukul 21.00 WIB, personel Tekab mendapat informasi terkait identitas seorang pria berinisial MI yang dicurigai.

Selanjutnya petugas bergerak menuju Jalan Marindal dan membekuk MI dari rumahnya, serta menyita 3 HP hasil kejahatan.

Saat diinterogasi, MI mengaku perannya hanya mencari pembeli barang hasil curian atas perintah HF. Pelaku kemudian dibawa untuk pengembangan.

“Dari hasil pengembangan, Jumat sekira pukul 00.05 WIB kita membekuk Ir dan Ro dari rumahnya. Turut disita 2 HP curian. Kita kembali melakukan pengembangan dan berhasil membekuk HF dan Ri dari kawasan Jalan Gurila, Gang Al Bayan. Dari kedua tersangka disita sejumlah barang bukti hasil kejahatan,” terangnya.

BACA JUGA..  Pembunuhan di Kuburan China, Korban Dihabisi Kekasih Sejenis

Petugas kembali melakukan pengembangan dengan memboyong HF untuk menunjukkan rumah sejumlah pelaku lainnya. Namun HF berusaha menyerang dan merampas senjata api petugas.

Petugaspun dengan cepat langsung memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanannya.

Selanjutnya HF dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelah itu digelandang ke Mako.

“Dari hasil pemeriksaan dan interogasi, pelaku HF merupakan residivis yang pernah dipenjara di Rutan Tanjung Gusta selama 3 tahun dalam kasus pencurian. Pelaku baru bebas pada Agustus 2020,” pungkasnya sembari menambahkan pihaknya masih memburu pelaku lainnya. (sor/ras)

 

EPAPER