MANDIRI SYARIAH

Edan! Mahasiswa Bawa Anak-Istri Transaksi Ekstasi

oleh -299 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Tindakan Julian Syahputra Perangin-angin (23) benar-benar edan! Pria berstatus mahasiswa ini tega membawa istri dan anaknya yang masih bayi, saat transaksi narkoba jenis ekstasi (XTC).

Alhasil, sang istri, Laura Afrisky (22) serta bayinya harus ikut bermalam di Mapolsek Binjai Timur untuk menjalani pemeriksaan dan selanjutnya dilimpahkan ke Polres Binjai.

Pasangan ini disergap polisi pada hari Sabtu (6/2/2021) malam kemarin sekira Pukul 23.30 WIB di Jalan Ir H Juanda, dekat kampus STAIS, Kelurahan Timbang Langkat, Binjai Timur.

Selain mereka, petugas juga menangkap dua pria lainnya yakni Irvan Ahmad (22) seorang Mahasiswa, warga Jalan AR Hakim, Lingkungan VII, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, dan Dedi Putra Pasaribu (30) warga Jalan Danau Tondano, Gang Haunatas, Lingkungan VIII, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur.

Dalam penyergapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba berupa 90 butir pil ekstasi. Rinciannya, 21 butir warna merah muda merk Teddy Bear, 21 butir warna hijau merk EA7, serta 48 butir warna putih pudar merk Kenzo.

BACA JUGA..  Polsek Medan Kota Belum Tangkap Komplotan Preman Penganiaya Jukir

Barang bukti lainnya yaitu 1 unit mobil Toyota Yaris warna Hitam BK 1286 RU, 1 lembar STNK asli mobil Toyota Yaris warna Hitam BK 1286 RU, dan 1 Unit HP Android merk Samsung warna Hijau Lumut type A20S.

Penangkapan berawal dari adanya informasi akan ada transaksi narkoba di samping kampus STAIS. Merespon sumber terpercaya, anggota Opsnal Reskrim Polsek Binjai Timur meneruskannya kepada Kapolsek Binjai Timur, AKP Arifin Pardede.

Berikutnya, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Iptu H.Sibuea membawa beberapa personel untuk melakukan penyergapan. Atas perintah tersebut, H.Sibuea bergegas ke TKP dimaksud bersama anak buahnya.

Setiba disana mereka melihat ada beberapa pria berdiri di dekat mobil yang sedang parkir. Yakin para pria tersebut sedang bertransaksi narkoba sesuai dengan info diperoleh, polisi segera menghampiri mereka dan diminta tidak melawan.

BACA JUGA..  Curi Seng dan Pipa Besi Dari PT Palmec, Dua Sekawan Diciduk Tekab Patumbak

Selanjutnya penggeledahan badan pun dilakukan terhadap ketiganya. Namun karena tidak menemukan barang bukti, seorang pria selaku pemilik mobil (Julian Syahputra Perangin-angin), diminta menyaksikan langsung pemeriksaan terhadap mobil.

Saat pintu mobil dibuka, petugas dikejutkan dengan keberadaan seorang wanita sedang memangku seorang anak kecil. Kepada polisi, wanita itu mengaku bernama Laura Afrisky dan yang dipangku merupakan anaknya berusia 2 tahun.

Sama seperti tiga pria sebelumnya, polisi segera melakukan penggeledahan tubuh terhadap wanita yang menetap di Jalan Gatot Subroto, Lingkungan II, Kelurahan Limau Mungkur, Binjai Barat, tersebut.
Karena tidak menemukan narkoba, penggeledahan dilanjutkan ke tiap sudut dalam mobil.

Hasilnya, dalam laci kecil dashboard samping setir didapati 1 bungkus plastik klip transparan berukuran besar yang di dalamnya terdapat pil diduga ekstasi.
Atas temuan puluhan butir pil geleng-geleng itu, polisi lantas kembali menginterogasi Julian selaku pemilik mobil.

BACA JUGA..  Ribut di Pakter Tuak, Siadari Tewas Ditikami Manik

Dijelaskan, rencananya barang haram itu akan dijual seharga Rp140 ribu per butir. Dan keberadaan mereka di TKP adalah menunggu pembeli yang belum diketahui identitasnya.

Mendengar kalimat tidak mengenal calon pembeli, polisi pun curiga jika yang diamankan merupakan orang perantara alias kurir. Saat itu juga Julian diminta memberitahu siapa pemilik ekstasi.

Terdesak, Julian akhirnya menyebut nama Tedi Bangun. Bermodal pengakuan berharga Julian, pengembangan segera dilakukan untuk menangkap Tedi Bangun.

“Semua yang ada di TKP kami amankan, termasuk wanita beserta bayinya. Dalam pemeriksaan sementara, Laura tidak tahu apa-apa. Wanita ini tak mengetahui sama sekali perbuatan suaminya, makanya dia hanya berada di mobil bersama anaknya,” kata Iptu H Sibuea.(bbs/ras)