MANDIRI SYARIAH

Bus Kunker Masuk Jurang; Kadis Perindag & UMKM Susul Kadis Kominfo

oleh -280 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Korban meninggal kecelakaan bus pejabat Pemkab Agam di Madina, Senin (8/2/2021) siang kemarin, bertambah menjadi 3 orang. Sempat mendapat perawatan intensif, Kepala Dinas (Kadis) Perindag dan UMKM, Fatimah, akhirnya meninggal dunia.

“Korban (Fatimah) mengalami luka robek pada bahu kiri dan luka lebam pada kaki kanan. Meninggal dunia di RSUD Panyabungan,” ujar Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Valentino Alfa, Selasa (9/2/2021).

Sebelumnya, 2 orang meninggal dunia dalam peristiwa itu, yakni sopir bus bernama David Chaniago, dan Fauzan Helmi Hutasuhut selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo).

Terdapat 17 orang, termasuk sopir, dalam bus pariwisata dengan pelat nomor polisi BA 7015 OA itu. Selain 3 korban meninggal dunia, 6 orang lainnya dilaporkan luka berat. “Luka ringan 7 orang dan 1 orang tidak mengalami luka,” ujar Velentino.

Bus pariwisata nahas itu dilaporkan mengangkut rombongan pejabat Pemkab Agam usai studi banding dari Banda Aceh. Saat kejadian, kendaraan itu melaju dari arah Panyabungan menuju Kotanopan.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

Kanit Laka Satlantas Polres Mandailing Natal, Aiptu Sardi, menyatakan, berdasarkan penyelidikan sementara, sopir diduga mengantuk dan kurang konsentrasi sehingga bus itu terjun ke sungai di bawah jembatan Muara Mais, Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Madina, sekira pukul 12.30 WIB.

Sopir membanting setir ke kiri saat dikejutkan datangnya truk dari arah berlawanan. Kendaraan itu menghantam besi pengaman di tepi jalan dan terjun ke sungai di bawah jembatan.

Terpisah, Bupati Agam, Indra Catri memimpin langsung pemberangkatan jenazah kedua kadis di halaman Kantor Bupati Agam di Lubukbasung, Selasa (9/2/2021). “Saya merasa kehilangan,” kata Indra.

Jenazah Fauzan Helmi Hutasuhut diberangkatkan ke TPU Sungai Jariang Lubukbasung untuk dimakamkan. Sementara jenazah Fatimah dimakamkan di pemakaman keluarga di Jalikua, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatangkamang.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

“Hari ini kita bersama-sama menghadiri pelepasan jenazah saudara kita Fauzan Helmi Hutasuhut dan Fatimah ke pemakaman,” kata Bupati.

Dia menuturkan, kedua pejabat pemerintah daerah yang meniti karier dari bawah itu telah melahirkan program-program kerja yang mengharumkan nama Agam.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran dan doa kita bersama bisa melapangkan jalan bagi almarhum dan almarhumah untuk menghadap Allah SWT,” katanya dalam acara yang dihadiri oleh pejabat daerah dan aparatur sipil negara itu.

Fauzan Helmi Hutasuhut lahir di Medan pada 22 Agustus 1975. Dia meninggalkan empat anak dan satu istri. Sementara Fatimah lahir di Bukittinggi pada 24 April 1968. Almarhumah meninggalkan dua anak dan seorang suami.(bbs/ras)

 

Daftar korban luka:

Erniwati (56), PNS Lubuk Basung (Patah Kaki Kiri)

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

Retmiwati (58), PNS Lubuk Basung (Sobek di Kening)

Jetson (56), PNS Lubuk Basung (Sobek di Kening)

Arief Restu (54), PNS Lubuk Basung (Sobek di Kening dan Mata Kiri).

Misran (59), PNS Lubuk Basung (Sobek di Kening dan Betis Kiri)

Rahmi (42), PNS Lubuk Basung (Sobek Kepala Bagian kanan)

Ermanto (50), PNS Lubuk Basung (Luka Bahu Kanan dan Dada Sakit)

Irman (59), PNS Lubuk Basung (Luka dan bengkak bahu kanan).

Alank (48), Sopir (luka kaki kanan dan tangan kanan)

Aryati, PNS Lubuk basung (Luka kening, kaki dan tangan)

Fatimah, PNS Lubuk Basung (Luka bahu kiri dan kaki kanan)

Rina Efawani, PNS Lubuk Basung

Yandi, PNS Lubuk Basung (luka kepala sebelah kiri)

Dimas Dwi Putra, PNS Lubuk Basung (luka di dada).