MANDIRI SYARIAH

Pria Bertangan Satu Pembunuh Cewek Aceh di Sunggal Ditembak Mati

oleh -589 views
PAPARKAN : Dir Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja memaparkan kasus pembununuhan cewek berjilbab yang ditemukan di Sunggal.(GIBSON/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.comPria bertangan satu tersangka pembunuh wanita hamil berhijab yang ditemukan di Jalan Binjai, Selasa (5/12/2021) malam lalu, ditembak mati oleh polisi.

Penindakan tegas tersebut diungkap Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (10/1/2021) petang.

Disebutkannya, pelaku WD alias Rio (31) warga Jalan Kakak Tua, Kelurahan Sei Kambing, Medan Sunggal, ditembak karena melukai anggota Jahtanras Poldasu ketika mencari barang bukti parang di Kawasan Jalan Perpustakaan Medan.

“Tersangka ditangkap dari daerah Aek Natas, Labuhan Batu. Namun saat pengembangan mencari barang bukti parang yang digunakan menghabisi nyawa korban, pelaku melakukan penyerangan terhadap petugas,” jelas Tatan, Minggu (10/1/2021).

“Pelaku melawan dan melukai anggota dengan parang tersebut, seorang anggota kita mengalami luka di bagian lengannya. Kemudian anggota memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak tersangka,” sebutnya.

BACA JUGA..  Karaoke Scorpio Diduga Jadi Lapak Jual Inex, Pengamat: Polisi Jangan Omdo

Saat diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, nyawa Rio tidak terselamatkan.

“Tapi di perjalanan, nyawa tersangka tidak terselamatkan,” ujar dia.

Sekadar mengingatkan, Rio membunuh cewek berjilbab yang lagi hamil asal Bireuen, Fitriana (25). Saat ditemukan di Kelurahan Sei Sikambing, Medan Sunggal, Selasa (5/1/2021) jelang tengah malam lalu, pada tubuh korban terdapat 11 luka tikaman.

TEWAS : Rio, pembunuh pacarnya yang sedang hamil terpaksa ditembak mati karena melawan petugas saat mencari barang bukti.(IST/POSMETRO MEDAN)

Identitas Rio terkuak setelah polisi mendalami rekaman CCTV yang diperoleh di sekitar TKP tepatnya dari masjid Al-Badar depan Mako Kodam I/BB, Jalan Medan-Binjai, Kelurahan Sei Sekambing B, Medan Sunggal.

Rekaman itu pula yang menggiring polisi kepada pelaku yang disebut-sebut bernama Ario alias Puntung. Dimana, berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban Fitriani (17) dan Puntung memiliki hubungan spesial.

Berdasarkan tangkapan layar CCTV berdurasi 1.02 detik itu terlihat Fitriani datang ke masjid bersama Puntung. Cewek berjilbab hitam berkemeja hitam bintik putih ini sempat bercengkrama dengan pria berbaju biru (pelaku).

BACA JUGA..  Pembunuhan Sartini di Langkat Terungkap, Pelaku Ditembak

Keduanya tampak meminum air mineral dan berbincang satu dengan yang lain di teras masjid, sekira pukul 21.17 WIB. Tak lama, korban mengikuti Puntung meninggalkan teras masjid (hingga tak terekam CCTV lagi). Terakhir, Fitriani ditemukan tewas di dekat masjid sekira pukul 22.00 WIB.

Fitriani merupakan warga Kecamatan Ganda Pura, Kabupaten Bireun, NAD. Di Medan, dia kos bersama Puntung di Gang Nuri, Sei Sekambing B. Berdasarkan hasil otopsi, korban meninggal dunia dalam kondisi hamil muda. Sementara Puntung sendiri, kesehariannya bekerja sebagai peminta-minta.

Berdasarkan penelusuran polisi, terungkap jika Puntung juga sempat berupaya membunuh seorang bermarga Manalu di seputaran Jalan Nibung Raya, Medan Baru.

Upaya pembunuhan itu dilakukan Puntung pada siang hari. Ini disampaikan Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi setelah jajarannya memeriksa Manalu sebagai saksi.

Diduga pelaku cemburu dengan Manalu karena dekat dengan korban Fitriana. Manalu nyaris meregang nyawa di depan showroom di Jalan Nibung Raya, Medan Baru, pada 5 Januari 2021. Namun Manalu berhasil selamat dengan kondisi kritis akibat serangan yang dilakukan pelaku.

BACA JUGA..  Tubuh Penuh Luka Tusukan, Mr X Tewas Telungkup di Parit

Dalam proses pengejaran, pelaku akhirya ditangkap Unit Reskrim Polsek Aek Natas Polres Labuhanbatu, Sabtu (9/1/2021) pagi. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

“Iya tadi pagi ditangkap Polsek Aek Natas dan akan dijemput oleh penyidiknya dari Polsek Sunggal Medan,” kata AKBP Deni Kurniawan kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Sabtu (9/1/2021).

Informasi penangkapan tersangka berdasarkan ciri-cirinya yang dikenali personel Aek Natas setelah melihat video viral, sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Ciri khusus tersangka seperti tangan kiri putus, selalu memakai jaket, tinggi skitar 163 cm, kulit sawo matang, rambut hitam/ikal tidak panjang, senang memakai topi dan pakai kaca mata.(gib/ras)