Usir Pengedar Narkoba, Guru Ngaji di Pantai Labu Dapat Intimidasi

oleh
Bu Guru Halimah Saat Menunjukkan Lokasi Transaksi Narkoba dekat Rumahnya.

POSMETRO MEDAN – Halimah (39) Ibu Rumah Tangga(IRT) dan seorang guru ngaji Tahfidz Qur’an mendapat intimidasi dari sejumlah pengedar narkoba dan warga yang anaknya terlibat penyalah guna narkoba di Dusun II, Desa Rantai Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Informasi dihimpun, Rabu (13/5/2026) kekesalan guru ngaji itu karena sudah berulangkali di ingatkan agar tidak mengedarkan narkoba di sekitar rumah tempat ia mengajar ngaji tahfidz Qur’an karena banyak anak-anak murid akan rusak mental dan moralnya terus terusan lihat demikian, sampai mau main -main juga tak bisa.

Meski berulang kali di ingatkan, tapi para pengedar dan pengguna narkoba itu tetap saja melakukan aksinya. Sejumlah warga yang mendukung aktivitas penyalahgunaan narkoba di tempat itu dan balik melakukan intimidasi bahkan melempari batu rumah Halimah sang guru ngaji.

BACA JUGA..  Dua Pengedar Sabu Ditangkap, Puluhan Paket Siap Edar Disita

“Awak sudah bilang bolak -balek jangan jual narkoba di dekat tempat anak- anak belajar ngaji, kasian mereka tak bisa Mai main gara gara sekitar tempat itu banyak pengedar dan pengguna narkoba terang terangan, tidak bisa di larang malah kita di intimidasi rumah di lempari batu, ini sudah kami laporkan ke pihak Desa tapi malah makin menjadi,kita yang terus di intimidasi oleh keluarga dan saudara dari pengedar dan pengguna narkoba itu,” ucap Halimah

Meski mendapat intimidasi demikian Halimah mengatakan tidak takut untuk mengusir para pengedar dan pengguna narkoba di sekitar tempatnya, demi menjaga mental murid murid ngaji agar tidak rusak moral dan mentalnya.

BACA JUGA..  Bupati Taput Dorong BUMDes Sisordak Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis

Keberanian Halimah sang guru ngaji Tahfidz ini dibuktikan dengan membawa Kepala desa dengan perangkatnya untuk mendatangi orang orang yang selalu melakukan aktifitas penyalahgunaan narkoba di sekitar tempat ia mengajar ngaji.

Al hasil, beberapa orang diperingati oleh Kepala Desa Rantau Panjang agar tak melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba dan itu akan dilaporkan ke Polisi.

Aksi mendatangi para pengedar dan penyalah guna narkoba ini diviralkan di medsos hingga aparat terkait termasuk Kepolisian Pantai Labu dan Polresta Deli Serdang turun ke Lokasi dan menetralisir wilayah itu.

BACA JUGA..  MTQ ke-59 Ditutup,Tanjung Morawa Juara Umum

Desa Rantau Panjang sejak lama merupakan zona merah Desa Narkoba bahkan Pemerintah hingga TNI juga sudah mencanangkan desa tersebut menjadi desa bersinar, namun hingga saat ini kembali marak. Padahal rata rata penduduk di daerah itu tergolong masyarakat berpendapatan rendah dan anak anak juga banyak terpapar narkoba. Beberapa titik jalur tikus di pesisir pantai labu memang merupakan jalur masuk penyeludupan narkoba termasuk Desa rantau panjang, bagan Serdang, Rugemuk, Paluh Sibaji, Denai Kuala, Desa Sei Tuan, Pasir Putih dan seterusnya.

Di Desa Rugemuk Kecamatan Pantai Labu sendiri, pernah kejadian Mobil Tim Personel BNNK Deli Serdang hancur di serang warga pendukung pengedar narkoba ( Wan)

EDITOR : Putra