MANDIRI SYARIAH

Hilang Saat Konflik, Ayah Anak Ditemukan Tinggal Kerangka

oleh -1.911 views
KERANGKA : Petugas menyocokkan kerangka demo kerangka ayah dan anak yang hilang saat konflik.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Temuan dua kerangka manusia terbungkus kain mukenah dekat tambak ikan, menghebohkan warga Dusun Meurandeh, Gampong Ulee Blang, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Selasa (26/1/2021) petang kemarin.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro melalui Kapolsek Julok, AKP Masri Aswara, Rabu (27/1/2021) mengatakan, penemuan kerangka bermula saat Dolisyah (40) bersama Syahrullah (40) mengerjakan renovasi tambak ikan milik Elnawati (43).

Berikutnya Dolisyah memberitahu Afrizal (35) selaku Sekretaris Gampong Ulee Blang. Oleh Sekdes, hal ini dilaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Salamuddin dan diteruskan ke Kapolsek.

BACA JUGA..  Rumah Pejabat Kejati Dilempar Kepala Anjing

Tiba hampir bersamaan dengan pihak polsek, petugas Puskesmas Julok bersama personel Koramil 07/Jlk dan Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Timur melakukan pencarian kerangka lainnya bersama warga.

“Setelah terkumpul, kerangka dibawa ke Meunasah Gampong Ulee Blang guna dibersihkan. Sewaktu disusun, kerangka tersebut terdiri dari dua manusia, satu orang dewasa dan seorang lagi diperkirakan masih anak-anak,” ungkapnya.

Ketika itu, M Nasir (38) warga Dusun Alue Iboh, Gampong Naleung, Kecamatan Julok sangat berkeyakinan dua kerangka manusia yang ditemukan tersebut adalah jasad ayahnya M Yunus dan adiknya Mudasir.

BACA JUGA..  Dapat Suntikan Semangat Ridwan Kamil, bank bjb Siap Optimalkan Potensi Ekonomi Jawa Barat

“Hal itu juga diperkuat dengan barang bukti yang ditemukan di lokasi berupa, baju kemeja, celana kain, jam tangan merk Tajima dan sepasang kaos kaki,” kata Kapolsek.

M Nasir berkeyakinan kuat, barang barang tersebut adalah milik ayah dan adiknya yang hilang pada November 2003 silam saat bepergian ke sekolah yang pada saat itu keduanya dinyatakan hilang pada masa konflik. Diterangkannya, ayahnya bernama M Yunus berusia 51 tahun sedangkan adiknya Mudasir berusia 11 tahun.

BACA JUGA..  4 Tahun SMSI, Sederhan dan Penuh Teladan

“Setelah Tim Inafis Sat Reskrim Polres Aceh Timur bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Julok melakukan identifikasi terhadap temuan kedua kerangka manusia itu, dilakukan fardhu kifayah (shalat jenazah dan lainnya) di meunasah dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Gampong Ulee Blang,” tutupnya.(bbs)