MANDIRI SYARIAH

Diuber Korban, Dua Curanmor Babak Belur Dimassa

oleh -1.017 views
PERAWATAN: Kedua pelaku curanmor mendapatkan perawatan di Puskesmas Perbaungan setelah diamuk masa di Dusun Cempedak, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Selasa (19/1/2020).(SURYA HASIBUAN/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) babak belur diamuk massa, Selasa (19/1/2020). Keduanya masing-masing, Misno (62) warga Dusun II, Desa Senah, Kecamatan Pegajahan dan Indra Pramana (29) alias Dodon warga Dusun VI, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan.

Akibat amuk massa itu, kedua pelaku mengalami luka yang sangat serius di sekujur tubuhnya. Keduanya pun langsung dilarikan ke Puskesmas Perbaungan oleh polisi untuk mendapatkan perawatan.

BACA JUGA..  Dua Pencuri di Rumah Kost Ditangkap Jatanras Polrestabes Medan

Ceritanya, saat itu Suwisno Sahputra (30) memarkirkan sepedamotor Honda Supra X 125 BK 3436 XAB di samping rumahnya. Warga Dusun Cempedak, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan itu baru saja pulang takziah.

Setelah itu, korban masuk ke dalam rumah. Tak lama, ia mendengar suara sepeda motor yang sangat kuat.

Saat dilihat ke luar, ternyata sepeda motor miliknya sudah dibawa kabur kedua pelaku. Korban kemudian berteriak sejadinya.

BACA JUGA..  Curi Seng dan Pipa Besi Dari PT Palmec, Dua Sekawan Diciduk Tekab Patumbak

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. Dibantu warga, korban kemudian mengejar pelaku.

Kedua pelaku melawan. Mereka coba menabrakkan sepeda motor hasil curiannya kepada korban.

Akhirnya, keduanya terjatuh. Saat itu lah, tanpa ba bi bu, warga langsung menghakimi kedua pelaku.

Kapolsek Perbaungan AKP Victor Simanjuntak membenarkan peristiwa itu. Kedua tersangka kini sudah diamankan.

BACA JUGA..  229 Personil Polrestabes Medan Ditest Urine, Seorang Positif Gunakan Narkoba

“Satu dari dua pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata AKP Victor.

Selain kedua pelaku, pihaknya mengamankan 2 unit sepeda motor Yamaha Zupiter Z tanpa plat milik pelaku dan Honda Supra X 125 milik korban.

“Atas perbuatan kedua pelaku dikenakan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun,” pungkasnya.(sur)