MANDIRI SYARIAH

Tiga Hari Hanyut di Sungai Lae Simbelin, Warga Dairi Ditemukan Tewas

oleh -99 views
DISEMAYAMKAN : Jenazah Ari Lolo Angkat disemayamkan di rumah duka. (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS) 

POSMETROMEDAN.com – Ari Lolo Angkat (19) ditemukan tewas, Sabtu (26/12). Itu setelah korban tiga hari hanyut dan menghilang di bendungan Gabe Las Sungai Lae Simbelin.

Jenazah warga Desa Sumbul, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi itu pertama kali ditemukan oleh seorang penyelam bernama Arabi Damanik. Penyelam ini sengaja didatangkan dari Pematangsiantar.

Dibantu warga, jenazah korban dapat ditemukan sekitar 500 meter dari tempat korban dikabarkan hanyut. Usai dievakuasi dari dalam sungai, mayat korban selanjutnya dibersihkan dan dibawa ke rumah duka.

BACA JUGA..  Pemprovsu Siap Bantu Pemko Medan Tangani Ketersediaan RS Covid-19

Isak tangis orang tua korban dan sanak famili pecah di rumah duka menyambut kedatangan mayat korban. Pihak keluarga selanjutnya melakukan ta’zia untuk mendoakan korban.

“Kami seluruh keluarga sudah ikhlas dengan kepergian korban dan kami mohon doa agar almarhum diterima di sisi Allah SWT,” ucap Nasir Angkat mewakili keluarga.

Disebutkannya, Ari Lolo Angkat merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Khairul Anwar Angkat dan Erliana br Kudadiri. Jenzah dikebumikan sehabis sholat zuhur di lokasi pemakaman umum Bantun Kerbo, Desa Sumbul, Kecamatan Lae Parira.

BACA JUGA..  Poldasu Selidiki Kematian 5 Warga Akibat Gas Beracun PT SMGP

Sebelumnya, korban dikabarkan hanyut saat sedang mandi bersama dua temannya. Masing-masing, Abdul Majid (19) warga jalan Kopi Sidikalang dan Ramadan Angkat (20) warga Asmil Sidikalang.

Ketiganya berenang di Bendungan Gabe Las, sungai Lae Simbelin, Kamis (24/12/2020). Entah kenapa, korban hanyut dan sempat menghilang selama tiga hari sebelum akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa.(pmg/rud) 

BACA JUGA..  DPRD Minta Polisi Tindak Tegas Premanisme